kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.927   57,00   0,32%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

ASEAN Summit Diundur Hingga Februari 2009


Senin, 15 Desember 2008 / 14:41 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Didi Rhoseno Ardi

JAKARTA. Pertemuan pemimpin puncak negara-negara Asean (ASEAN Summit) akan diundur hingga tahun depan. "Semula akan berlangsung pada Desember 2008, tapi karena kondisi Thailand tidak memungkinkan, lalu disepakati diundur menjadi bulan Februari 2009," kata Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda.

Menteri Informasi dan Komunikasi dan Teknologi Thailand Mun Patanotai juga mengucapkan terima kasih kepada negara-negara ASEAN yang mau memahami penundaan acara ASEAN Summit ini karena situasi politik dalam negeri Thailand yang tidak memungkinkan. "Saya ucapkan terima kasih karena para anggota ASEAN memahami keputusan kita untuk menundanya," jelas Mun.

ASEAN Summit seharusnya dilangsungkan pada 13-18 Desember di Chiang Mai, Thailand. Dalam pertemuan ASEAN Summit dan ASEAN+3 itu rencananya akan diresmikan piagam ASEAN yang baru. Selain itu juga akan dirumuskan langkah-langkah terbaik yang bisa diambil oleh negara-negara ASEAN untuk mengatasi krisis global.

Sekalipun Pemerintah Indonesia menyetujui usulan Thailand untuk mengundurkan pertemuan puncak ke-14 ASEAN tersebut, namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa ada dua hal yang tidak dapat ditunda pembahasannya yaitu pengesahan pemberlakukan Piagam ASEAN dan pembahasan Inisiatif Chiang Mai untuk memelihara momentum kerjasama ASEAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×