kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Apindo sudah duga SBY tak akan naikkan harga BBM


Kamis, 28 Agustus 2014 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Menurut Luhut, akan ada dua perusahaan otomotif besar yang juga mendapatkan insentif mobil listrik. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak berniat menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi sampai kapan pun.  

"Presiden SBY sudah lima tahun enggak mau terus (menaikkan harga BBM bersubsidi). Sekarang pun pasti enggak mau," ujar Sofjan kepada wartawan di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/8).

Sofjan menyerahkan kenaikan harga BBM bersubsidi kepada kabinet selanjutnya di bawah Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Sofjan percaya Jokowi berani menaikkan harga BBM daripada Presiden SBY di sisa pemerintahannya.

Presiden SBY telah mewariskan Jokowi 'bom waktu' kenaikan harga BBM bersubsidi. Namun kenaikan itu harus diingat bahwa subsidi di sektor energi sudah mencapai Rp 400 triliun. "Tapi sudah lah mau apa lagi, dia maunya begitu," terangnya. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×