kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Apindo sudah duga SBY tak akan naikkan harga BBM


Kamis, 28 Agustus 2014 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Menurut Luhut, akan ada dua perusahaan otomotif besar yang juga mendapatkan insentif mobil listrik. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak berniat menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi sampai kapan pun.  

"Presiden SBY sudah lima tahun enggak mau terus (menaikkan harga BBM bersubsidi). Sekarang pun pasti enggak mau," ujar Sofjan kepada wartawan di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/8).

Sofjan menyerahkan kenaikan harga BBM bersubsidi kepada kabinet selanjutnya di bawah Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Sofjan percaya Jokowi berani menaikkan harga BBM daripada Presiden SBY di sisa pemerintahannya.

Presiden SBY telah mewariskan Jokowi 'bom waktu' kenaikan harga BBM bersubsidi. Namun kenaikan itu harus diingat bahwa subsidi di sektor energi sudah mencapai Rp 400 triliun. "Tapi sudah lah mau apa lagi, dia maunya begitu," terangnya. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×