kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Apindo: Penandatanganan IK-CEPA sebaiknya ditunda


Senin, 10 Maret 2014 / 20:07 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah matoa untuk kesehatan.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah tidak tergesa-gesa membuat kesepakatan terkait dengan Indonesia – Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Permintaan tersebut disampaikan oleh  Franky Sibarani, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Senin (10/3).  “Kami bukannya menolak tetapi sebaiknya pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan,” ujar Franky kepada KONTAN.

Menurutnya, banyak sektor yang belum siap dengan kerjasama ekonomi tersebut. Ia menilai, pemerintah harus melihat soal kebutuhan pasar di Korea sebelum menentukan kebijakan.

“Proses inilah yang saya rasa belum cukup waktu untuk ditandatangani periode ini. Kami juga tengah berupaya untuk meningkatkan kompetensi untuk mengejar kesetaraan,” kata Franky.

Sebelumnya, pemerintah menggelar rapat tertutup untuk membahas masalah tarif terkait kerjasama Indonesia – Korea di Kementerian Perindustrian.

Beberapa sektor yang dirundingkan adalah otomotif, besi baja, pertanian, kehutanan, perikanan dan elektronik. Target pemerintah, perundingan ini akan selesai pada akhir Mei 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×