kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Apindo: Penandatanganan IK-CEPA sebaiknya ditunda


Senin, 10 Maret 2014 / 20:07 WIB
Apindo: Penandatanganan IK-CEPA sebaiknya ditunda
ILUSTRASI. Manfaat buah matoa untuk kesehatan.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah tidak tergesa-gesa membuat kesepakatan terkait dengan Indonesia – Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Permintaan tersebut disampaikan oleh  Franky Sibarani, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Senin (10/3).  “Kami bukannya menolak tetapi sebaiknya pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan,” ujar Franky kepada KONTAN.

Menurutnya, banyak sektor yang belum siap dengan kerjasama ekonomi tersebut. Ia menilai, pemerintah harus melihat soal kebutuhan pasar di Korea sebelum menentukan kebijakan.

“Proses inilah yang saya rasa belum cukup waktu untuk ditandatangani periode ini. Kami juga tengah berupaya untuk meningkatkan kompetensi untuk mengejar kesetaraan,” kata Franky.

Sebelumnya, pemerintah menggelar rapat tertutup untuk membahas masalah tarif terkait kerjasama Indonesia – Korea di Kementerian Perindustrian.

Beberapa sektor yang dirundingkan adalah otomotif, besi baja, pertanian, kehutanan, perikanan dan elektronik. Target pemerintah, perundingan ini akan selesai pada akhir Mei 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×