kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Apindo Minta Pemerintah Tingkatkan Kualitas dan Integritas Pegawai Pajak


Minggu, 26 Februari 2023 / 18:18 WIB
ILUSTRASI. Komite Perpajakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah menjaga, meningkatkan kualitas, serta integritas sumber daya manusia para pegawai perpajakan.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komite Perpajakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah menjaga, meningkatkan kualitas, serta integritas sumber daya manusia para pegawai perpajakan. Ini setelah terungkapnya kasus penganiayaan dan gaya hidup mewah oleh anak seorang pejabat pajak yang jadi sorotan publik.

Peningkatan integritas harus dilakukan sebagai suatu upaya untuk mencapai cita-cita reformasi kebijakan perpajakan yang juga tertera dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) Tahun 2021.

Ketua Komite Perpajakan Apindo Siddhi Widyaprathama menyebut, reformasi perpajakan yang berhasil merupakan cita-cita dan tanggung jawab bersama sebagai bangsa Indonesia.

Dia mengatakan, reformasi jangan sampai tercederai perilaku segelintir pihak atau oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Sebab, penerimaan perpajakan mempunyai kontribusi signifikan dalam keberlanjutan pembangunan nasional menuju Indonesia yang adil dan makmur," ucap dia kepada Kontan.co.id, Minggu (26/2).

Baca Juga: Lihat Kondisi David, Sri Mulyani: Sungguh Pedih dan Remuk Hati Saya

Oleh karena itu, Siddhi menyampaikan pemerintah perlu berupaya dalam menjaga, meningkatkan kualitas, serta integritas sumber daya manusia para pegawai perpajakan.

Dia juga menyarankan agar pemerintah menerapkan kebijakan perpajakan yang dinamis, berkelanjutan dan adil, serta memberikan peran kepada masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap proses reformasi perpajakan.

Di sisi lain, Siddhi merasa prihatin dan menyayangkan kejadian yang terjadi. Dia mengaku memahami kegusaran yang dirasakan oleh masyarakat akibat dari kasus tersebut.

"Namun, kami juga mengimbau sebaiknya masyarakat jangan mengambil sikap generalisir terhadap kasus tersebut. Mari, menyerahkan penyelesaiannya kepada mekanisme hukum yang berlaku," kata dia.

Baca Juga: Wamenkeu Pastikan Reformasi Perpajakan Jalan Terus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×