CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Apa relevansi DPR terlibat kasus Risma?


Selasa, 25 Februari 2014 / 20:14 WIB
ILUSTRASI. Menu terbaru KFC mulai Oktober 2022 ini di antaranya ada Minimozza, Mozzaroll, dan Personal Snack Bucket Yakiniku. (Dok/KFC)


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi II DPR RI rencananya pada Rabu (26/2/2014) besok akan menggelar rapat untuk membahas masalah yang tengah dihadapi oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Rapat itu juga diagendakan akan dihadiri oleh Risma, Menteri Dalam Negari Gamawan Fauzi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Wali Kota Surabaya dan pimpinan DPRD Kota Surabaya.

Terkait hal tersebut, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Effendy Choirie atau akrab disapa Gus Choi, mempertanyakan kaitan keterlibatan DPR dengan isu mundurnya Risma sebagai Walikota Surabaya.

"Apa relevensi DPR terlibat dalam kasus Risma? Seharusnya masalah ini dibahas oleh internal partai yang mengusung Risma," kata Gus Choi, Selasa (25/2/2014).

Menurutnya jika ada masalah tentang kepemimpinan, maka sebaiknya dibicarakan oleh partai. Ia menilai cara seperti itu akan lebih elegan.

"Kelompok luar juga jangan memprovokasi dan jangan mengambil keuntungan dari kegelisahan Risma, itu kurang etis,” ujarnya. (Danang Setiaji Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×