kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Apa relevansi DPR terlibat kasus Risma?


Selasa, 25 Februari 2014 / 20:14 WIB
ILUSTRASI. Menu terbaru KFC mulai Oktober 2022 ini di antaranya ada Minimozza, Mozzaroll, dan Personal Snack Bucket Yakiniku. (Dok/KFC)


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi II DPR RI rencananya pada Rabu (26/2/2014) besok akan menggelar rapat untuk membahas masalah yang tengah dihadapi oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Rapat itu juga diagendakan akan dihadiri oleh Risma, Menteri Dalam Negari Gamawan Fauzi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Wali Kota Surabaya dan pimpinan DPRD Kota Surabaya.

Terkait hal tersebut, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Effendy Choirie atau akrab disapa Gus Choi, mempertanyakan kaitan keterlibatan DPR dengan isu mundurnya Risma sebagai Walikota Surabaya.

"Apa relevensi DPR terlibat dalam kasus Risma? Seharusnya masalah ini dibahas oleh internal partai yang mengusung Risma," kata Gus Choi, Selasa (25/2/2014).

Menurutnya jika ada masalah tentang kepemimpinan, maka sebaiknya dibicarakan oleh partai. Ia menilai cara seperti itu akan lebih elegan.

"Kelompok luar juga jangan memprovokasi dan jangan mengambil keuntungan dari kegelisahan Risma, itu kurang etis,” ujarnya. (Danang Setiaji Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×