kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Anggota FPI tabrak warga hingga tewas


Jumat, 19 Juli 2013 / 13:22 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi hidung tidak bisa mencium bau atau disebut anosmia.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEMARANG. Ketua Tim Advokasi FPI Jateng Zainal Abidin meminta maaf atas tertabraknya seorang perempuan oleh kendaraan yang dikemudikan anggota FPI.

"Secara pribadi dan atas nama FPI saya meminta maaf dan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya bagi korban yang meninggal. Namun, proses hukum tetap berlangsung lantaran banyak juga warga yang melakukan perusakan," ujar Zainal Abidin, yang ditemui Tribun Jateng di Mapolda Jateng, Kamis (18/7) malam.

Zainal menambahkan, saat ini semua anggota FPI yang sempat tertahan di Masjid Agung Sukorejo telah dievakuasi ke Polres Kendal. Zainal menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk pemulangan mereka.

"Pemulangan pasukan FPI nanti akan koordinasi dengan polisi. Kalau tidak, ya terpaksa kami pulangkan sendiri," ujarnya.

Selain itu, Zainal meminta kepolisian untuk memberikan perlindungan hukum kepada anggota FPI yang masih berada di tempat kejadian perkara. Satu orang anggota FPI harus menjalani proses hukum karena kasus kecelakaan yang menyebabkan tewasnya seorang pengguna jalan itu.

Namun, Zainal juga meminta ada perlakuan hukum yang sama terhadap masyarakat. "Bagi perusak mobil harap diproses juga. Selain itu, warga juga banyak yang bawa benda tajam seperti pedang," ujarnya. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×