kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.066   -11,00   -0,06%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

Anggota DPR Partai Demokrat Tolak Anggaran PEN Dipakai untuk Membangun Ibu Kota Baru


Rabu, 19 Januari 2022 / 13:16 WIB
ILUSTRASI. Desain Ibu Kota Negara di Kalimantan. Anggota DPR Partai Demokrat Tolak Anggaran PEN Dipakai untuk Membangun Ibu Kota Baru.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Bendahara negara bilang, pemerintah masih bisa melakukan refokusing maupun realokasi anggaran dari pos-pos lain yang ada dan tidak perlu mencatut dari dana PEN. 

“Nggak masalah. Pos lain pun ada. Misalnya kita gunakan anggaran dari Kementerian PUPR yang sekitar Rp 110 triliun. Kami bisa realokasi sehingga anggaran PEN ngak boleh untuk IKN juga ngak papa. Kami gunakan pos di Kementerian PUPR,” kata Sri Mulyani. 

Ia pun juga menghargai pendapat DPR untuk mengingatkan agar pemerintah tetap selalu menggunakan alat yang ada untuk menjaga perekonomian Indonesia tetapi juga tetap sesuai hukum yang berlaku dan tetap akuntabel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×