kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Anggota DPD temui Nazaruddin di Mako Brimob


Jumat, 09 September 2011 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengelompokan mata uarng rupiah pecahan lama di Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Jakarta, Senin (17/12). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/17/12/2018


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendatangi Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok guna menemui tersangka kasus suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin.

Maksud kedatangan rombongan DPD itu ingin menggali lebih jauh dugaan kasus korupsi yang melibatkan mantan bendahara umum Partai Demokrat itu. "Kami juga ingin tahu bagaimana perannya secara politis dan modus operasinya. Dari situ kami bisa memberi masukan pencegahan," kata ketua rombingan Farouk Muhammad seperti dikutip Tribunnews.com di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jumat (9/9)

Anggota DPD itu juga ingin mendengarkan secara langsung pengakuan Nazaruddin apakah sesuai dengan perkataannya saat pelariannya di luar negeri. Menurut Farouk, pihaknya mengedepankan fungsi pengawasan dengan meminta keterangan dari Nazaruddin. Dia juga menuturkan hasil pertemuan dengan Nazaruddin akan dilaporkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menjadi bahan pertimbangan.

"Kami sudah memposisikan dia sebagai sampah masyarakat kemudian kita memberikan suport dia," ujarnya. Diketahui, Farouk datang ke Mako Brimob dengan menggunakan Toyota Corola Hitam bernopol B 69 DPD sekitar pukul 08.30 WIB. Sekitar 30 menit kemudian dua mobil rombongan DPD ikut masuk kedalam Mako Brimob.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×