kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Anggaran Riset Bakal Ditambah Menjadi Rp 12 Triliun Tahun Ini


Kamis, 15 Januari 2026 / 15:28 WIB
Anggaran Riset Bakal Ditambah Menjadi Rp 12 Triliun Tahun Ini
ILUSTRASI. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memastikan anggaran riset akan ditambah menjadi Rp 12 triliun di tahun ini. 

Kenaikan anggaran riset ini disampaikan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama para rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026). 

Arif menyebutkan, saat ini anggaran untuk riset hanya mencapai Rp 8 triliun, kemudian akan ditambah lagi sebesar Rp 4 triliun untuk tahun ini. Sehingga total yang akan diterima untuk riset mencapai Rp 12 triliun. 

"Presiden punya komitemen dan sudah disampaikan kepada para guru besar, bahwa jumlah yang akan ditingkatkan sekitae 50% untuk riset," kata Arif di Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026). 

Baca Juga: Kepala BRIN Sebut Pesawat N219 Siap Diproduksi Massal

Menurut Arif, tambahan anggaran riset ini dapat digunakan untuk mendukung program-program startegis dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. 

Kepala BRIN ini menyebutkan, pemerintah memiliki program 18 proyek hilirisasi. Sejumlah proyek ini perlu riset untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8%. 

Arif mengatakan, BRIN tengah menyiapkan penguatan riset di sektor tekstil, sepatu hingga industri strategis lain seperti dirgantara. 

Kata Arif, pengembangan pesawat N219 merupakan hasil kolaborasi BRIN dan PT Dirgantara Indonesia. 

"Semoga pada awal tahun 2027 atau akhir 2026 sudah bisa selesai risetnya, kemudian kita bisa menghasilkan pesawat Amfibi," ujar Arif. 

Baca Juga: BRIN Siap Berikan Rekomendasi Terkait Redenominasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×