kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.970   46,00   0,26%
  • IDX 6.188   -54,31   -0,87%
  • KOMPAS100 806   -6,84   -0,84%
  • LQ45 616   -4,92   -0,79%
  • ISSI 214   -1,33   -0,62%
  • IDX30 341   -2,77   -0,81%
  • IDXHIDIV20 429   -0,57   -0,13%
  • IDX80 92   -0,78   -0,84%
  • IDXV30 116   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 110   -0,44   -0,40%

Anggaran penanggulangan bencana harus ditingkatkan


Sabtu, 15 Februari 2014 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Model Bau Badan - Dok Foto: freepik.com


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

SURABAYA. Bakal calon presiden (capres) Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengatakan, anggaran penanggulangan bencana dalam APBN dan APBD harus ditingkatkan.

"Indonesia berada di wilayah ring of fire, wilayah rawan bencana alam. Oleh karena itu, manajemen penanggulangan bencana harus diintensifkan. Termasuk soal anggaran penanggulangan," kata Pramono Edhie di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014).

Menurutnya, penanggulangan bencana juga harus memerhatikan aspek pemberian pendidikan sigap tanggap bencana. Ia menyampaikan, pendidikan tanggap bencana harus diberikan sejak dini.

"Terutama di wilayah rawan bencana. Semua komponen masyarakat bekerja sama, termasuk pemerintah daerah khususnya yang harus mengenal potensi bencana di wilayahnya," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) itu.

Ia menuturkan, banyak penduduk Indonesia tinggal di wilayah rawan bencana. Karena itu, kata dia, harus ada pembenahan manajemen penanggulangannya. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×