kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.897   15,00   0,08%
  • IDX 6.320   -54,10   -0,85%
  • KOMPAS100 826   -9,36   -1,12%
  • LQ45 628   -5,71   -0,90%
  • ISSI 218   -1,83   -0,83%
  • IDX30 351   -3,13   -0,88%
  • IDXHIDIV20 427   -2,47   -0,58%
  • IDX80 94   -1,01   -1,06%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,67%
  • IDXQ30 111   -0,74   -0,66%

Anggaran penanggulangan bencana harus ditingkatkan


Sabtu, 15 Februari 2014 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Model Bau Badan - Dok Foto: freepik.com


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

SURABAYA. Bakal calon presiden (capres) Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengatakan, anggaran penanggulangan bencana dalam APBN dan APBD harus ditingkatkan.

"Indonesia berada di wilayah ring of fire, wilayah rawan bencana alam. Oleh karena itu, manajemen penanggulangan bencana harus diintensifkan. Termasuk soal anggaran penanggulangan," kata Pramono Edhie di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014).

Menurutnya, penanggulangan bencana juga harus memerhatikan aspek pemberian pendidikan sigap tanggap bencana. Ia menyampaikan, pendidikan tanggap bencana harus diberikan sejak dini.

"Terutama di wilayah rawan bencana. Semua komponen masyarakat bekerja sama, termasuk pemerintah daerah khususnya yang harus mengenal potensi bencana di wilayahnya," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) itu.

Ia menuturkan, banyak penduduk Indonesia tinggal di wilayah rawan bencana. Karena itu, kata dia, harus ada pembenahan manajemen penanggulangannya. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×