kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.106   76,00   0,42%
  • IDX 5.890   16,32   0,28%
  • KOMPAS100 766   2,50   0,33%
  • LQ45 583   0,52   0,09%
  • ISSI 203   0,80   0,40%
  • IDX30 330   -0,15   -0,05%
  • IDXHIDIV20 408   -1,89   -0,46%
  • IDX80 87   0,35   0,41%
  • IDXV30 111   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 106   -0,46   -0,43%

Anggaran Infrastruktur selama Lima Tahun Rp 229 Triliun


Kamis, 24 Desember 2009 / 10:21 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Departemen Pekerjaan Umum telah mengajukan alokasi anggaran infrastruktur selama lima tahun sebesar Rp 402 triliun. Namun, karena keterbatasan dana, realisasinya belum mencapai yang diharapkan.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan, dari total kebutuhan itu, anggaran yang tersedia baru setengahnya. "Kami usulkan Rp 402 triliun, tapi baru Rp 229 triliun yang pasti ada. Makanya, setiap merencanakan biayanya selalu kurang " ujar Djoko di kantor Menko Perekonomian, Rabu (23/12).

Menurut Djoko, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang membahas kembali agar bisa menambah jumlah alokasi anggaran itu. "Setelah dibahas di Bappenas, ada kemungkinan anggarannya naik hingga Rp 350 triliun sampai Rp 359 triliun," terang Djoko.

Menurut Djoko, jika alokasi anggaran sebesar itu bisa tercapai, maka kontrak kinerja di bidang infrastruktur bisa terlaksana. "Kalau realisasi di bawah itu, tentu risikonya akan ada revisi kontrak kinerja," jelas Djoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×