kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke Level 52,4, ASEAN Malah Melambat


Kamis, 01 Oktober 2026 / 10:58 WIB
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke Level 52,4, ASEAN Malah Melambat
ILUSTRASI. PMI Manufaktur Indonesia naik dari 49,8 pada Agustus menjadi 52,4 pada September 2026 dengan rata-rata PMI Manufaktur ASEAN turun jadi 52,1 (NULL/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja manufaktur Indonesia bergerak berlawanan dengan tren kawasan ASEAN pada September 2026. Saat rata-rata PMI Manufaktur ASEAN melambat, PMI Manufaktur Indonesia justru kembali masuk zona ekspansi dengan penguatan yang cukup signifikan.

Data S&P Global menunjukkan PMI Manufaktur Indonesia naik dari 49,8 pada Agustus menjadi 52,4 pada September 2026. Sementara itu, rata-rata PMI Manufaktur ASEAN turun dari 52,3 menjadi 52,1 pada periode yang sama.

Kenaikan PMI Indonesia didorong oleh penguatan pesanan baru dan produksi. Pertumbuhan pesanan ekspor baru juga meningkat dan mencatat laju tercepat sejak Mei 2022.

Baca Juga: ADB Kucurkan US$ 650 Juta untuk Perkuat Pasar Keuangan Indonesia

Sebaliknya, ekspansi manufaktur ASEAN secara keseluruhan melambat. Pertumbuhan produksi dan pesanan baru di kawasan tersebut tercatat sebagai yang paling lemah dalam tiga bulan terakhir.

Direktur Bidang Ekonomi S&P Global Market Intelligence Trevor Balchin mengatakan, manufaktur Indonesia menutup kuartal III-2026 dengan kinerja yang kuat.

"Produksi dan pekerjaan baru sama-sama meningkat secara solid, didukung oleh kenaikan ekspor dan menghasilkan kinerja bulanan secara keseluruhan yang terkuat di sektor ini sejak bulan Februari, tepat sebelum pecahnya konflik di Timur Tengah," papar Balchin dalam laporannya, Kamis (1/10/2026).

Dari sisi tenaga kerja, Indonesia dan ASEAN sama-sama mencatat peningkatan penyerapan pekerja. Di Indonesia, penambahan tenaga kerja mencapai laju tercepat sejak Februari 2025. Perekrutan dilakukan untuk mengejar peningkatan beban kerja dan tunggakan pesanan.

Di kawasan ASEAN, pertumbuhan tenaga kerja juga menguat dan mencapai level tertinggi sejak Februari. Namun, penguatan tenaga kerja tersebut terjadi ketika pertumbuhan pesanan baru kawasan mulai melambat.

Pergerakan persediaan juga menunjukkan pola yang relatif sama. Produsen Indonesia dan ASEAN mengandalkan stok barang jadi untuk memenuhi permintaan, sehingga persediaan barang jadi mengalami penurunan.

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansi, Naik ke Level 52,4 pada September 2026

Tekanan biaya produksi di kedua kawasan juga mulai mereda. Inflasi harga input melambat dan bergerak mendekati rata-rata jangka panjang. Kondisi ini memberikan ruang bagi produsen untuk meningkatkan pembelian bahan baku dan menambah persediaan input.

Namun, prospek manufaktur ASEAN masih dibayangi ketidakpastian eksternal. Optimisme produsen kawasan terhadap produksi 12 bulan ke depan turun ke level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Ekonom S&P Global Market Intelligence Maryam Baluch mengatakan, manufaktur ASEAN masih mempertahankan ekspansi selama 15 bulan berturut-turut. Namun, tekanan eksternal mulai menahan momentum pertumbuhan.

"Ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah dan kenaikan kembali harga minyak yang diakibatkannya mendorong produsen untuk menurunkan ekspektasi mereka untuk satu tahun ke depan. Sebagian dari kenaikan aktivitas pembelian mencerminkan upaya sejumlah perusahaan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan bahan baku dan kenaikan harga yang menyusul," jelas Maryam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×