kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Akhirnya, Ical menggunakan hak pilihnya


Kamis, 20 September 2012 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. Promo traveloka


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can


JAKARTA. Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie akhirnya akan berpartisipasi dalam putaran kedua Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012. Ical, begitu panggilan akrabnya, akan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 31, SDN 02 Menteng, Jalan Tegal, No 10 Menteng, Jakarta Pusat.

"Iya, Pak Ical nanti akan mencoblos, kok. Sekarang belum berangkat, masih terima tamu di dalam," kata ajudan Aburizal Bakrie, di Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Ketua RT 001 RW 07 Menteng, Maximilian Engelen, membenarkan bahwa Ical akan mencoblos di TPS 31. "Mudah-mudahan hari ini dia mencoblos. Di putaran pertama kemarin yang datang cuma anaknya," kata Maxi.

Di TPS itu juga tercatat lima anggota keluarga Ical, yaitu istrinya, Murni Triati Bakrie, anak dan menantunya, yaitu Anindra Ardiansyah Bakrie dan Ramadhani Ardiansyah Bakrie serta Aninditha Anestya Bakrie dan Taufan E. N. Rotorasiko.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada putaran pertama, Ical tidak menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara Indonesia karena sedang berlibur ke luar negeri bersama anak-anaknya. Padahal, saat itu Ical adalah juru kampanye pasangan calon gubernur Alex Noerdin-Nono Sampono.

Dalam putaran kedua ini, Partai Golkar pimpinan Ical resmi mendukung pasangan calon Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli.
Pasangan Fauzi-Nachrowi ini akan bersaing dengan pasangan calon Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut pantauan di lokasi, TPS 31 masih terlihat sepi. Ical dan keluarganya belum tampak mendatangi TPS. Beberapa warga sudah berlalu lalang memberikan hak suara mereka untuk menentukan nasib Jakarta lima tahun mendatang. (Kurnia Sari Aziza/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×