kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ahok: Mau rapikan Jakarta? Setengahnya dibakar


Kamis, 06 Juni 2013 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Pria dengan mata bengkak atau mata panda.


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, Kota Jakarta menjadi tidak tertata karena peraturan dan implementasinya selama berpuluh-puluh tahun, misalnya pembangunan gedung di ruang terbuka hijau.

"Peraturan 40 tahun, itu semuanya sudah salah. Kamu mau bongkar? Kalau kamu mau bersihkan Jakarta? Setengahnya harus kita bakar," ujar Basuki, menanggapi pertanyaan wartawan, di Balaikota Jakarta, Rabu (5/6/2013) malam.

Ahok pun menyatakan, ia dan Gubernur Joko Widodo berkomitmen menata Jakarta, yang sejauh ini tampak dari normalisasi sunga-sungai, relokasi warga bantaran, pembangunan rumah susun, penataan perkampungan, dan pembelian lahan untuk dijadikan ruang terbuka hijau dan resapan air.

Mengenai warga yang menolak direlokasi, Ahok mengatakan, "Kami sudah sediakan rusun bagi mereka yang tidak punya rumah. Jangan meminta uang kerahiman kepada kami karena lahan yang Anda duduki itu lahan negara. Makanya sekarang kita kebut dan lakukan bertahap untuk fokus normalisasi sungai dan waduk dulu," tandas Basuki. (Kurnia Sari Aziza/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×