kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ahok: Mau rapikan Jakarta? Setengahnya dibakar


Kamis, 06 Juni 2013 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Pria dengan mata bengkak atau mata panda.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, Kota Jakarta menjadi tidak tertata karena peraturan dan implementasinya selama berpuluh-puluh tahun, misalnya pembangunan gedung di ruang terbuka hijau.

"Peraturan 40 tahun, itu semuanya sudah salah. Kamu mau bongkar? Kalau kamu mau bersihkan Jakarta? Setengahnya harus kita bakar," ujar Basuki, menanggapi pertanyaan wartawan, di Balaikota Jakarta, Rabu (5/6/2013) malam.

Ahok pun menyatakan, ia dan Gubernur Joko Widodo berkomitmen menata Jakarta, yang sejauh ini tampak dari normalisasi sunga-sungai, relokasi warga bantaran, pembangunan rumah susun, penataan perkampungan, dan pembelian lahan untuk dijadikan ruang terbuka hijau dan resapan air.

Mengenai warga yang menolak direlokasi, Ahok mengatakan, "Kami sudah sediakan rusun bagi mereka yang tidak punya rumah. Jangan meminta uang kerahiman kepada kami karena lahan yang Anda duduki itu lahan negara. Makanya sekarang kita kebut dan lakukan bertahap untuk fokus normalisasi sungai dan waduk dulu," tandas Basuki. (Kurnia Sari Aziza/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×