kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.819   -9,00   -0,05%
  • IDX 8.122   90,39   1,13%
  • KOMPAS100 1.147   14,66   1,29%
  • LQ45 829   7,64   0,93%
  • ISSI 288   4,68   1,65%
  • IDX30 431   4,08   0,96%
  • IDXHIDIV20 517   4,09   0,80%
  • IDX80 128   1,43   1,13%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,07   0,77%

Agung Laksono: Tidak cukup alasan mendepak saya


Selasa, 01 Maret 2011 / 21:32 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre untuk menukarkan mata uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak bakal terdepak dari susunan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

"Saya bekerja sepenuh hati, tidak cukup alasan untuk mendepak," katanya saat dijumpai di kantor Kepresidenan, Rabu (1/3).

Terkait kemungkinan bakal adanya perombakan kabinet. Menteri yang tidak lain merupakan kader Partai Golkar itu menyerahkan semua kepada Presiden. Namun dirinya tetap optimistis jika reshuffle tidak akan terjadi. Alasannya sejauh ini tidak ada langkah kontradiktif, apalagi langkah formal. Jika ada statement anggota DPR terkait kelanjutan koalisi. Agung menegaskan itu merupakan pernyataan datang dari pribadi dan bukan atas nama partai.

Agung pun menyambut baik jika Presiden SBY punya keinginan untuk mengundang para pimpinan partai politik untuk kembali membahas keberlanjutan koalisi.

"Sebaiknya ada seperti itu, kemudian enggak ada salahnya kita lihat apa yang kurang selama setahun ini dalam mengambil keputusan. Sah-sah saja jika ada pemikiran untuk dikomunikasikan antara pendukung pemerintahan SBY," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×