kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Afirmasi peringkat S&P, BI: Lembaga internasional optimistis prospek ekonomi domestik


Jumat, 23 April 2021 / 06:55 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta (20/4/2021).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) mempertahankan peringkat utang atau Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB/Outlook negatif.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, afirmasi peringkat INdoensia tersebut menujukan bahwa pemangku kepentingan internasional tetap optimistis akan prospek ekonomi Indonesia di tengah badai Covid-19.

“Mereka yakin akan terjaganya stabilitas makroekonomi dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia didukung bauran kebijakan antara BI dan pemerintah,” ujar Perry dalam keterangan yang diterima Kontan.co.id, Kamis (22/4).

Baca Juga: S&P pertahankan peringkat utang Indonesia pada BBB/outlook negatif

Dalam laporannya, lembaga pemeringkat tersebut menyatakan bahwa peringkat Indonesia dipertahankan pada level BBB karena prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat dan rekam jejak kebijakan hati-hati yang tetap ditempuh otoritas.

Namun, di sisi lain S&P memperingkatkan risiko fiskal dan risiko eksternal terkait pandemi Covid-19 masih harus menjadi perhatian lebih dari para pemangku kepentingan Indonesia.

Perry menambahkan, ke depan BI akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik, mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Tak hanya itu, bank sentral juga akan memperkokoh sinergi dengan pemerintah untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×