kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Ada 78 pasar tumpah sepanjang Jawa Barat-Jawa Timur


Kamis, 26 Agustus 2010 / 15:23 WIB


Reporter: Irma Yani, Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Perhubungan meminta pemerintah daerah menertibkan pasar tumpah di sepanjang jalur Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Setidaknya ada 78 pasar tumpah di sepanjang jalur itu.

Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengaku, sudah meminta pemerintah daerah bekerja sama dengan kepolisian untuk menertibkan pasar tumpah yang menjadi biang kemacetan itu. "Kita bilang supaya diatur dengan baik sehingga arus mudik jangan terganggu," katanya, Kamis (26/8).

Pemerintah juga mengantisipasi tiga titik rawan macet, seperti Pejagaan, Nagrek, dan Merak. "Untuk itu, kami minta kepolisian segera membangun pos polisi di titik rawan itu dan menyiapkan ambulan untuk mengangkut korban kalau ada kecelakaan," kata Freddy.

Tahun ini, pemerintah memperkirakan sebanyak 31,63 juta penduduk Indonesia akan mudik ke kampung halamannya masing-masing pada saat Lebaran nanti. Jumlah ini melonjak 15% atau 4,13 juta orang ketimbang tahun lalu yang sebanyak 27,5 juta pemudik.

Freddy bilang, ledakan jumlah pemudik terbesar terjadi pada angkutan darat, khususnya sepeda motor. Jumlah pemudik kendaraan bermotor roda dua diperkirakan naik 15% dari sebelumnya sebanyak 3,14 juta orang menjadi 3,61 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×