kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Aan Bebas, Kejaksaan Siapkan Perlawanan


Selasa, 18 Mei 2010 / 09:42 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kejaksaan Agung mengaku akan menyiapkan upaya hukum lain terkait Susandhi Bin Sukatman alias Aan terkait gugatan prosedur pemeriksaan yang dilakukan polisi serta kepemilikan narkotika.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Didiek Darmanto mengatakan, tim jaksa saat ini tengah menyusun upaya hukum lain terkait vonis bebas yang dijatuhkan pengadilan kepada Aan. "Yang saya dengar ada kontoversi antara yang diberkas dengan fakta di persidangan. Karena itu akan mengadakan perlawanan," katanya, Selasa (18/5).

Didiek menegaskan, pihak Kejaksaan akan tetap mempertahankan dakwaan dengan alasan bahwa yang membuat dakwaan itu adalah pejabat yang berwenang membuat dakwaan. Ia bilang, upaya perlawanan akan menunggu laporan dari daerah. Soal dakwaan cacat sebagaimana ditegaskan majelis hakim, Didiek mengatakan bahwa hal itu belum final.

"Kan, belum final, karena itu kita ajukan perlawanan pada Pengadilan Tinggi, untuk untuk mempertahankan surat dakwaan. Itu kan baru pengadilan pertama, belum final," tegasnya.

Ia bilang, jaksa akan mengkaji alasan yuridis di mana saja surat dakwaan dikatakan hakim sebagai cacat. "Makanya Kita akan buat
argumentasi apa, dijelaskan mengenai dakwaan, bagaimana bahwa berkas dibuat pejabat yang berwenang, jadi ada argumentasi
yuridisnya," katanya.

Menurutnya, surat dakwaan sudah sah secara formil karena diajukan, dibuat, ditandatangani pejabat yang berwenang. " Pejabat yang
melakukan pemeriksan, itu sudah sah memenuhi syarat, kalau hakim nyatakan tidak sah, bisa saja disebutkan substansinya fiktif," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×