kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

200 personel dikerahkan untuk mengamankan misa Gereja Katedral


Kamis, 21 April 2011 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Konsumen meninjau perumahan di Tangerang Selatan, Kamis (4/6)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/06/2020.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menjelang paskah yang jatuh hari Jumat (22/4/2011) besok, kepolisian mengerahkan sekitar 200 personil untuk mengamankan malam misa dari isu bom. Personel yang diturunkan merupakan gabungan dari Polsek Sawah Besar, Polres Jakarta Pusat, Gegana, dan Polda Metro Jaya.

Wakapolsek Sawah Besar, AKP Jose Siliwangi, mengatakan setiap menjelang malam misa kepolisian selalu melakukan sterilisasi. "Sejak kemarin tim kami sudah melakukan penyisiran di setiap sudut. Untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan saat malam misa," ujar Jose, Kamis (21/4/2011) malam, saat memimpin proses pengamanan di gereja Katedral. Terkait isu bom gereja di Serpong, Jose mengatakan pihaknya tidak mau ambil resiko, karena itu pengamanan ini dilaksanakan sampai hari Minggu.

Isu bom saat ini kembali merebak di tempat-tempat ibadah. Setelah sebelumnya terjadi kasus bom bunuh diri di masjid Mapolres Cirebon, pihak kepolisian lebih meningkatkan pengawasan, terlebih saat hari-hari besar keagamaan. Malam misa di gereja Katedral, Jakarta Pusat, ini sendiri sudah berakhir sejak pukul 19.30 WIB tadi. (Ade Mayasanto/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×