kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

200 personel dikerahkan untuk mengamankan misa Gereja Katedral


Kamis, 21 April 2011 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Konsumen meninjau perumahan di Tangerang Selatan, Kamis (4/6)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/06/2020.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menjelang paskah yang jatuh hari Jumat (22/4/2011) besok, kepolisian mengerahkan sekitar 200 personil untuk mengamankan malam misa dari isu bom. Personel yang diturunkan merupakan gabungan dari Polsek Sawah Besar, Polres Jakarta Pusat, Gegana, dan Polda Metro Jaya.

Wakapolsek Sawah Besar, AKP Jose Siliwangi, mengatakan setiap menjelang malam misa kepolisian selalu melakukan sterilisasi. "Sejak kemarin tim kami sudah melakukan penyisiran di setiap sudut. Untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan saat malam misa," ujar Jose, Kamis (21/4/2011) malam, saat memimpin proses pengamanan di gereja Katedral. Terkait isu bom gereja di Serpong, Jose mengatakan pihaknya tidak mau ambil resiko, karena itu pengamanan ini dilaksanakan sampai hari Minggu.

Isu bom saat ini kembali merebak di tempat-tempat ibadah. Setelah sebelumnya terjadi kasus bom bunuh diri di masjid Mapolres Cirebon, pihak kepolisian lebih meningkatkan pengawasan, terlebih saat hari-hari besar keagamaan. Malam misa di gereja Katedral, Jakarta Pusat, ini sendiri sudah berakhir sejak pukul 19.30 WIB tadi. (Ade Mayasanto/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×