kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Potongan Aplikator Dipangkas ke 8%, Driver Ojol: Ini Harapan Baru!


Jumat, 01 Mei 2026 / 22:15 WIB
Potongan Aplikator Dipangkas ke 8%, Driver Ojol: Ini Harapan Baru!
ILUSTRASI. Driver ojek online (Ojol) (Dok/Gojek)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengemudi ojek online (ojol) menyambut positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memangkas potongan aplikator dari sebelumnya 20 persen menjadi maksimal 8 persen. 

Hal ini sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. 

Kebijakan tersebut membuat pengemudi menerima minimal 92 persen dari pendapatan perjalanan, naik dari sebelumnya sebesar 80 persen.

Baca Juga: 7 WNI Ditangkap di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Uang Rp 460 Juta Disita

Driver ojol Derry menyampaikan, rasa syukurnya atas perhatian pemerintah terhadap kondisi para driver di lapangan.

Derry menyebut, kebijakan ini menjadi harapan baru bagi para pekerja sektor transportasi online.

Alhamdulillah Bapak Prabowo mendukung (potongan di bawah) 10 persen, nah itu kita apresiasi banget itu. Kita senang banget,” kata Derry dalam siaran pers yang dibagikan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Jumat (1/5/2026).

Dia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo.  “Bapak Presiden Prabowo Subianto, terima kasih sudah mendukung potongan (di bawah) 10 persen,” sambungnya.

Dia berharap, kebijakan ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk aturan resmi agar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh driver di Indonesia.

“Kami menunggu. Terus agar semua teman-teman ojol ini di seluruh Indonesia dapat sejahtera,” kata Derry.

Baca Juga: BPJPH: Baru 3 Juta dari 66 Juta UMKM Bersertifikat Halal, Perlu Percepatan

Driver ojol lainnya bernama Uddin menyampaikan apresiasi terhadap Prabowo. Akan tetapi, Uddin menekankan pentingnya realisasi kebijakan di lapangan.

Uddin menyampaikan, para driver telah memperjuangkan kesejahteraan mereka sejak lama.

Alhamdulillah, tuntutan itu sudah beberapa kali diajukan, artinya mengenai potongan-potongan 20 persen itu (driver) ojol keberatan, makanya ini ada spanduk yang bertuliskan harga mati (potongan) 10 persen,” ujar Uddin.

Udin menyebut, kebijakan pemerintah ini pun disebut sebagai langkah maju. Apalagi, tuntutan ojol sebenarnya potongan aplikator dikurangi menjadi 10 persen, tapi Prabowo memberikan 8 persen.

Para driver berharap perubahan tersebut benar-benar diterapkan oleh aplikator tanpa pengecualian.

“Kalau dukungan memang kami tanggapi secara positif. Cuma yang penting itu sekarang realisasi," kata Uddin.

Baca Juga: Prabowo Umumkan Potongan Aplikator Ojol 8%, Ini Respon Resmi Grab Indonesia

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Dalam aturan tersebut, pemerintah membatasi potongan aplikator maksimal 8 persen dari pendapatan pengemudi.

Prabowo mengatakan, kebijakan itu dibuat untuk menciptakan pembagian pendapatan yang lebih adil bagi para pengemudi transportasi online.

“Pembagian pendapatan yang sebelumnya 80 persen untuk pengemudi, kini menjadi minimal 92 persen,” tegas Prabowo.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/01/20532791/suara-driver-ojol-usai-prabowo-pangkas-potongan-aplikator-jadi-8-persen?page=all#page2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×