Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan memproyeksikan sebanyak 143 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Lonjakan mobilitas tersebut didominasi arus dari dan menuju Pulau Jawa.
Infopublik.id memberitakan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyebutkan Jawa Barat menjadi provinsi asal terbanyak dengan estimasi 21,52% atau sekitar 30,97 juta orang. Sementara Jawa Tengah menjadi tujuan favorit dengan proyeksi 26,90% atau 38,71 juta orang.
“Pergerakan masyarakat tahun ini sangat besar sehingga diperlukan kesiapan sarana, prasarana, serta manajemen lalu lintas yang komprehensif,” ujar Aan saat membuka Rapat Koordinasi Kesiapan Provinsi Jawa Tengah dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Sabtu (14/2/2026).
Kesiapan Angkutan Jalan: 31.345 Armada Bus
Untuk mendukung mobilitas darat, Ditjen Hubdat menyiapkan:
- 177 terminal (115 Terminal Tipe A dan 62 Terminal Tipe B)
- 48 UPPKB yang difungsikan sebagai rest area
- 31.345 armada bus
Baca Juga: Bukan Instruksi Presiden, Mensos: Penonaktifan PBI-JKN Berdasarkan Desil 1–5
Rinciannya meliputi:
- 11.639 unit bus AKAP
- 63 unit angkutan lintas batas negara
- 17.850 unit angkutan pariwisata
- 1.793 unit angkutan antar jemput antarprovinsi
Sektor Penyeberangan dan Rest Area Alternatif
Di sektor penyeberangan disiapkan:
- 72 dermaga
- 254 kapal penyeberangan
- 29 pelabuhan
- 15 lintas penyeberangan
Selain UPPKB, sejumlah masjid di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Semarang, Purworejo, dan Kebumen difungsikan sebagai rest area alternatif bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah daerah.
Baca Juga: Berapa Hari Libur Sekolah Awal Ramadhan? Cek Aturan dari Pemerintah
Rampcheck dan Manajemen Lalu Lintas
Inspeksi keselamatan (rampcheck) armada bus dilakukan mulai 23 Februari hingga 29 Maret 2026 untuk memastikan kendaraan laik jalan.
Ditjen Hubdat juga berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam penerbitan SKB manajemen dan rekayasa lalu lintas, termasuk:
- Pembatasan operasional angkutan barang
- Sistem one way dan contra flow
- Kebijakan ganjil-genap
- Pengaturan arus di pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk
Program Mudik Gratis dan Tol Fungsional
Pemerintah menyiapkan 401 unit bus mudik gratis dengan kapasitas 15.834 penumpang serta delapan truk untuk 240 sepeda motor.
Program ini melayani 34 kota tujuan di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera. Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret 2026.
Selain itu, jalur tol fungsional Jogja–Bawen Seksi 6 sepanjang 4,9 kilometer direncanakan beroperasi sementara saat Lebaran. Ruas tersebut diproyeksikan memangkas waktu tempuh 20–30 menit menuju Magelang atau Muntilan.
Tonton: Menkeu Siapkan Rp 55 Triliun Buat THR Lebaran ASN, TNI, dan Polri. Kapan Cair?
Uji laik fungsi akan dilakukan pada 8 Maret 2026 guna memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum digunakan masyarakat.
Sinergi untuk Lebaran Aman dan Lancar
Dengan proyeksi pergerakan mencapai 143 juta orang, pemerintah menekankan pentingnya sinergi lintas instansi agar Angkutan Lebaran 2026 berlangsung aman, selamat, dan terkendali di seluruh jalur darat nasional.
Selanjutnya: Jadwal KRL Jogja-Solo pada 16-20 Februari 2026, Catat Jam Akhirnya
Menarik Dibaca: Jadwal KRL Jogja-Solo pada 16-20 Februari 2026, Catat Jam Akhirnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)