kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.860   77,00   0,43%
  • IDX 6.261   -104,80   -1,65%
  • KOMPAS100 820   -15,20   -1,82%
  • LQ45 623   -10,70   -1,69%
  • ISSI 217   -3,64   -1,65%
  • IDX30 350   -5,58   -1,57%
  • IDXHIDIV20 427   -6,37   -1,47%
  • IDX80 94   -1,65   -1,73%
  • IDXV30 118   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,60   -1,42%

10 Juta WP Aktif Belum Lapor Pajak, DJP Siap Bertindak!


Kamis, 22 Januari 2026 / 09:26 WIB
10 Juta WP Aktif Belum Lapor Pajak, DJP Siap Bertindak!
ILUSTRASI. Direktorat Jenderal Pajak menemukan 10 juta Wajib Pajak aktif belum penuhi kewajiban.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyoroti masih besarnya jumlah wajib pajak (WP) yang berstatus aktif namun belum menjalankan kewajiban perpajakan secara optimal. 

Dari sekitar 25 juta WP yang tercatat aktif dalam sistem, sebanyak 10 juta di antaranya belum melaporkan dan membayar pajak.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, data tersebut diperoleh dari sistem administrasi  Coretax yang saat ini mencatat sekitar 90 juta WP. 

Baca Juga: IMF: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global

Dari jumlah tersebut, sekitar 65 juta WP berstatus non-efektif karena tidak lagi menjalankan kegiatan usaha.

"Dari 25 yang aktif melaporkan dan membayar karena kita basisnya adalah voluntary compliance itu ada sekitar 15 juta. Jadi 10 juta ini nanti akan kami lihat, kami akan datangin satu per satu," ujar Bimo dalam acara Seminar Outlook Ekonomi dan Perpajakan 2026, Selasa (20/1/2026).

Menurut Bimo, kelompok 10 juta WP aktif namun belum patuh ini menjadi perhatian utama DJP ke depan. 

Otoritas pajak akan meningkatkan pengawasan melalui pemadanan data, geotagging, hingga pendekatan langsung ke lapangan.

"Kita akan geotagging, kita akan masukkan ke dalam basket kami untuk kami awasi lebih kencang," katanya.

DJP juga mencermati bahwa sebagian WP sebenarnya memiliki kemauan untuk patuh, namun masih terkendala masalah teknis dan administratif.

Baca Juga: Bertemu Raja Charles III, Prabowo Amankan Dukungan Inggris Pulihkan 57 Taman Nasional

Hal itu tercermin dari meningkatnya kunjungan WP ke kantor pelayanan pajak, terutama pada akhir 2025, untuk mengaktifkan akun dan kode otorisasi sistem Coretax.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×