| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.483
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pengamat: Pajak daerah cuma untuk ongkos pegawai

Rabu, 11 Oktober 2017 / 22:55 WIB

Pengamat: Pajak daerah cuma untuk ongkos pegawai



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah gerilya pemerintah daerah memungut pajak guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), nyatanya kontribusi pajak daerah tak besar.

"Per-September 2017, realisasi penerimaan pajak masih kisaran Rp 770 triliun atau sekitar 60% dari target pemerintah," kata Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinis Prastowo (11/10) di Jakarta.

Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya berkontribusi sebesar 24,2% terhadap Pendapatan Daerah. Sementara kontribusi Dana Perimbangan masih sangat mendominasi Pendapatan Daerah yaitu sebesar 66,1%.

"Pendapatan Daerah sangat bergantung terhadap kinerja penerimaan di Pusat," kata Yustinus.

Sedangkan dari segi komposisi belanja daerah, sebanyak 39% digunakan untuk belanja pegawai. Disusul 22% untuk belanja barang dan jasa, 21% untuk belanja modal, serta 18% untuk belanja lainnya.

"Artinya apa? uang pajak kita di daerah paling banyak digunakan untuk mengongkosi gaji pegawai," lanjut Yustinus.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Dessy Rosalina

ANGGARAN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0015 || diagnostic_api_kanan = 0.0484 || diagnostic_web = 0.2626

Close [X]
×