kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

LKPP: E-katalog bisa wujudkan persaingan sehat


Kamis, 26 Mei 2016 / 14:22 WIB
LKPP: E-katalog bisa wujudkan persaingan sehat


Sumber: Antara | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Prabowo optimistis, katalog elektronik (e-katalog) akan menjadi instrumen baru dalam menciptakan keterbukaan dan persaingan bisinis yang sehat.

Menurut Agus, informasi harga saat ini dapat menjadi lebih terbuka, termasuk untuk produk-produk seperti misalnya alat kesehatan. "Hal ini merupakan peluang positif bagi penyedia untuk berpartisipasi dan terlibat dalam mendukung pembangunan. Apalagi, porsi belanja pengadaan pemerintah saat ini berkisar 40% dari total APBN," ujar Agus di Jakarta, Kamis (26/5).

Ia menuturkan, pembelian barang/jasa secara langsung berhasil menyederhanakan proses pengadaan barang/jasa sebelumnya yang banyak memakan waktu dan tenaga.

Selain itu, lanjutnya, hal tersebut menumbuhkan persaingan yang sehat antarpenyedia karena harga yang ditampilkan transparan dan bisa dilihat semua orang.

Melalui e-katalog, instansi pemerintah tinggal membeli barang/jasa yang dibutuhkan tanpa melalui proses tender, tanpa batasan nilai.

Saat ini jumlah produk dalam e-katalog menjadi 57.329 item. Ke depan, LKPP berencana terus memperbesar jumlah barang dan jasa tersebut agar dapat mengakomodir kebutuhan pemerintah yang beragam.

Sepanjang periode Januari-Mei 2016, tercatat 13.527 paket pengadaan dengan nilai transaksi lebih dari Rp 9 triliun dilakukan melalui e-purchasing atau pembelian elektronik. Angka tersebut diyakini akan bertambah seiring dengan proses belanja pemerintah. Total belanja pemerintah melalui e-purchasing 2015 adalah Rp31 triliun. (Citro Atmoko)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×