NASIONAL
Berita
Hercules diancam pidana 9 tahun

KASUS HERCULES

Hercules diancam pidana 9 tahun


Telah dibaca sebanyak 575 kali
Hercules diancam pidana 9 tahun

JAKARTA. Peristiwa saat penangkapan Hercules Rozario Marcal pada 8 Maret 2013 terungkap saat sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Berdasar surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Fajar Aris Setiawan, Hercules sempat mengancam dan melawan polisi yang sedang apel.

"Saya Hercules! Saya veteran! Sekali pukul, mati kalian semua! Ayo bubar, bubar, bakar, bakar semua," jelas Fajar saat pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (30/5/2013).

Berdasarkan fakta-fakta di lapangan itu, JPU mendakwa Hercules dengan 3 pasal, di antaranya Pasal 160 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP yaitu Penghasutan, Pasal 170 Ayat (2) ke 1 KUHP tentang Pengeroyokan, dan Pasal 214 Ayat (1) KUHP jo Pasal 211 KUHP tentang Melawan Petugas. 

"Ancaman hukuman 9 tahun karena penghasutan, kedua dengan keterangan merusak secara bersama, yang ketiga lalu memaksa petugas yang sah untuk tidak melakukan perbuatannya," tutur Fajar.

Seusai pembacaan dakwaan, tim kuasa hukum Hercules yang diketuai Petrus Leatomu sempat berdiskusi. Akhirnya, diputuskan tim kuasa hukum menerima segala dakwaan.

Ditemui seusai dakwaan, Petrus menyatakan bahwa alasan mereka menerima dakwaan agar proses persidangan dapat berlangsung cepat. "Kita tidak melakukan eksepsi (pembelaan) supaya persidangan lebih cepat sebab kasusnya sudah cukup lama," jelas Petrus seusai persidangan.

Karena tidak ada eksepsi, Hakim Ketua Kemal Tampubolon langsung menginstruksikan agar sidang dilanjutkan ke pemeriksaan saksi. Tiga saksi yang dihadirkan yaitu tiga anggota polisi dari Polres Metro Jakarta Barat, masing-masing Kanit Kriminal Umum Polrestro Jakarta Barat, AKP Marthson Marbun, dan dua anggota reserse kriminal, Brigadir Ilham dan Brigadir Hendrik.

Selain persidangan Hercules, Pengadilan Negeri Jakarta Barat juga melaksanakan sidang-sidang terdakwa lain untuk kasus yang sama. Adapun terdakwa lain tersebut merupakan anak buah Hercules yang disidang di 10 ruang sidang berbeda. Untuk Hercules, pria asal Timor Leste ini, menjalani sidang bersama salah satu anak buahnya, yaitu Muhammad Siddiq bin Sabeni.

Kompas.com

 

Sumber: KOMPAS.com
Telah dibaca sebanyak 575 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..