: WIB    —   
indikator  I  

Dana asing yang masuk terkikis lagi

Dana asing yang masuk terkikis lagi

KONTAN.CO.ID - Setelah hampir melampaui posisi tahun lalu, arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia (capital inflow) malah berkurang. Bahkan, jumlahnya lebih rendah dibanding periode yang sama pada tahu lalu.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, capital inflow hingga saat ini tercatat sebesar Rp 115 triliun. Jumlah itu lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 137 triliun.

Dengan demikian, sejak awal Agustus hingga saat ini, terdapat modal asing keluar (capital outflow) mencapai Rp 16 triliun. Sebab, sebelumnya BI mencatat bahwa capital inflow hingga akhir Juli lalu masih tercatat sebesar Rp 131 triliun, meski sedikit lebih rendah dari periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 134 triliun.

Namun Agus menilai, besaran inflow tersebut masih cukup besar. Menurutnya, minat investor terhadap surat utang negara (SUN) Indonesia juga cukup baik. Tak hanya itu, inflow tersebut juga didukung oleh para eksportir yang melepas dollar Amerika Serikat (AS) dan meyakini kurs rupiah sesuai fundamentalnya.

Di sisi lain, inflow tersebut membuat volatilitas kurs rupiah saat ini masih terjaga. "Volatilitas rupiah saat ini di bawah 3% membuat Indonesia semakin terjaga volatilotasnya," kata Agus, Jumat (11/8) lalu.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah masih bergerak di kisaran Rp 13.300 per dollar AS, tapi melemah beberapa hari terakhir.

Di awal Agustus, rupiah masih ada di level Rp 13.331 per dollar AS dan terus menguat ke level Rp 13.319 per dollar AS pada tanggal 7 Agustus 2017. Sejak itu, rupiah berturut-turut melemah hingga ke level Rp 13.370 per dollar AS pada 11 Agustus 2017.


Reporter Adinda Ade Mustami
Editor Wahyu Rahmawati

CAPITAL INFLOW

Feedback   ↑ x
Close [X]