kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Wartawan Angkasa disemayamkan di Kompas Gramedia


Rabu, 23 Mei 2012 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. Contoh tabung DME yang dipamerkan oleh PT Pertamina, PT Bukit Asam, dan Air Products and Chemical Inc


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sebanyak 45 jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet saat ini masih disemayamkan di Apron pesawat, landasan udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut rencana, pukul 10.00 WIB, akan dilaksanakan upacara penyerahan jenazah dari tim DVI kepada Basarnas, dari Basarnas kepada Kementerian Perhubungan dan terakhir diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai rencana masing-masing.

Sementara, jenazah dua wartawan Majalah Angkasa, almarhum Dody Aviantara dan Didik Nur Yusuf direncanakan akan disemayamkan di Kantor Kompas Gramedia, Group of Magazine, di Jalan Panjang, Jakarta Barat untuk diberikan penghormatan.

"Disemayamkan di Kompas Gramedia Jalan Panjang jam 10.30 WIB. Dari sana, baru ke rumahnya masing-masing sebentar terus langsung dimakamkan ke Tanah Kusir," ujar Ninok Leksono, redaktur senior Majalah Angkasa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/5/2012).

Didik Nur Yusuf beralamat di Kompleks Puri Kartika Baru, Ciledug, Tangerang, sedangkan Dody Aviantara di Duta Bintaro, Kunciran Pinang, Tangerang. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×