kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Wartawan Angkasa disemayamkan di Kompas Gramedia


Rabu, 23 Mei 2012 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. Contoh tabung DME yang dipamerkan oleh PT Pertamina, PT Bukit Asam, dan Air Products and Chemical Inc


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sebanyak 45 jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet saat ini masih disemayamkan di Apron pesawat, landasan udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut rencana, pukul 10.00 WIB, akan dilaksanakan upacara penyerahan jenazah dari tim DVI kepada Basarnas, dari Basarnas kepada Kementerian Perhubungan dan terakhir diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai rencana masing-masing.

Sementara, jenazah dua wartawan Majalah Angkasa, almarhum Dody Aviantara dan Didik Nur Yusuf direncanakan akan disemayamkan di Kantor Kompas Gramedia, Group of Magazine, di Jalan Panjang, Jakarta Barat untuk diberikan penghormatan.

"Disemayamkan di Kompas Gramedia Jalan Panjang jam 10.30 WIB. Dari sana, baru ke rumahnya masing-masing sebentar terus langsung dimakamkan ke Tanah Kusir," ujar Ninok Leksono, redaktur senior Majalah Angkasa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/5/2012).

Didik Nur Yusuf beralamat di Kompleks Puri Kartika Baru, Ciledug, Tangerang, sedangkan Dody Aviantara di Duta Bintaro, Kunciran Pinang, Tangerang. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×