kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Wapres optimistis sektor keuangan digital bisa tumbuh 8 kali lipat di 2030


Senin, 13 Desember 2021 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan. Wapres optimistis sektor keuangan digital bisa tumbuh 8 kali lipat di 2030.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Luhut pun mengutip Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan Indeks Literasi Keuangan pada 2019 baru mencapai 30,03% dan Indes Inklusi Keuangan sebesar 76,19%. 

Angka ini berbanding jauh dengan Singapura yang di angka 98%, Malaysia di 85%, serta Thailand yang di 82%. 

Nah, tingginya tingkat inklusi tetapi dengan literasi yang rendah malah berpotensi menciptakan risiko yang tinggi.

Baca Juga: BI beberkan plus minus penerbitan mata uang digital

Karena, meski masyarakat punya akses keuangan, sebenarnya masyarakat tidak memahami fungsi dan risikonya. 

“Karenanya, peningkatan literasi menjadi kunci agar tingkat inklusi yang sudah terjadi bisa berdampak lebih produktif dengan risiko minim. Inilah yang jadi pekerjaan kita bersama, antara pemerintah dan asosiasi,” tandas Luhut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×