kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS918.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.32%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Wapres minta universitas ikut berperan kembangkan SDM unggul


Senin, 01 Februari 2021 / 13:38 WIB
Wapres minta universitas ikut berperan kembangkan SDM unggul
ILUSTRASI. Wakil Presiden Ma'ruf Amin

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar universitas turut berperan dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, atau SDM yang mampu menghasilkan produktivitas tinggi.

Hal ini disampaikan Ma'ruf pada Dies Natalis ke-5 Universitas Pertamina secara virtual, Senin (1/2).

"Pengembangan SDM unggul juga harus dimulai dari lingkungan pendidikan, termasuk kampus Universitas Pertamina ini. Dalam mengembangkan SDM unggul, Universitas Pertamina sebagai perguruan tinggi dituntut untuk berperan aktif bukan hanya sebagai agen pendidikan, tetapi juga agen penelitian dan pengembangan, serta agen transfer budaya dan teknologi," ujar Ma'ruf, Senin (1/2).

Baca Juga: Tunggu vaksin lain tiba, vaksin produksi Biofarma siap dipakai

Menurut Ma'ruf,  SDM unggul adalah SDM yang sehat, cerdas, memiliki produktivitas tinggi, produktif, memiliki semangat untuk berkompetisi, cinta tanah air, dan berakhlak mulia.
 
Dia juga menyebut, SDM yang unggul merupakan kunci dalam ketahanan energi hingga memenangkan persaingan global.

Ma'ruf pun menyinggung mengenai produktivitas SDM di Indonesia. Ma'ruf mengatakan, produktivitas tenaga kerja di Indonesia bukan yang terbaik di ASEAN. Mengutip data Asian Productivity Organization (APO) yang diterbitkan dalam APO Productivity Databook 2020, posisi produktivitas per pekerja Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia.

"Kita bahkan berada di bawah rata-rata tingkat produktivitas tenaga kerja 6 negara ASEAN terbesar," ujar Ma'ruf.

Baca Juga: Manfaatkan data pemilih untuk vaksinasi Covid-19, KPU usul lockdown berbasis TPS

Produktivitas per pekerja Indonesia berkisar US$ 23.900 atau seperlima dari Singapura yang berada di peringkat pertama dengan produktivitas per pekerja sebesar US$ 149.100. Sementara, di Malaysia, produktivitas per pekerja sebesar US$ 55.400. Ini lebih dari dua kali lipat Indonesia.

"Dari data itu, upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM agar dapat berkompetisi secara global masih harus terus dipacu. Dan lembaga pendidikan, termasuk kampus Universitas Pertamina, turut memikul tanggungjawab yang besar dalam upaya tersebut," ujar Ma'ruf.

Selanjutnya: Jokowi: Tak apa-apa ekonomi turun, asalkan Covid-19 juga turun

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×