kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Wapres beberkan komitmen pemerintah mengembangkan ekonomi syariah


Rabu, 13 November 2019 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kiri) menjawab pertanyaan media di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (8/11/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Wapres tidak menutup ada usulan perubahan lain yang dipandang perlu, apalagi bila melihat situasi dan kondisi saat ini. Perubahan dan pengembangan ini juga diharapkan bisa mempercepat, memperluas, dan memajukan ekonomi syariah untuk memperkuat ketahanan ekonomi.

Selain itu, pemerintah ingin memfokuskan upaya pengembangan ekonomi keuangan syariah pada empat hal. Pertama, dengan mengembangkan industri produk halal. Hal ini dimaksudkan agar Indonesia menjadi produsen dan bisa mengekspor produk halal.

Baca Juga: Harga pangan berpotensi meroket di akhir tahun, begini persiapan pemerintah

"Indonesia jangan hanya jadi negara pemberi sertifikat halal, stempel halal, dan menjadi konsumen produk halal. Kita harus bisa menjadi produsen produk halal," tambahnya.

Hal kedua yang akan dilakukan adalah dengan mengembangkan industri keuangan syariah. Ketiga, dengan mengembangkan dan memperbesar dana sosial syariah untuk social fund, wakaf, dan zakat. Dan keempat, adalah dengan fokus pada pengembangan kegiatan ekonomi syariah menuju bisnis syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×