kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.927   16,00   0,09%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,30   1,47%
  • LQ45 639   6,21   0,98%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Waduh! Angka kematian pasien Covid-19 naik 3%, Jateng dan Jatim tertinggi


Rabu, 23 Desember 2020 / 06:01 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, angka kematian pasien Covid-19 mengalami peningkatan.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka kematian pasien Covid-19 mengalami peningkatan. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

"Perkembangan kasus kematian Covid-19 mingguan juga menunjukkan tren yang kurang baik. Terdapat peningkatan jumlah kematian sebesar 3% di tingkat nasional dibandingkan dengan minggu sebelumnya," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12/2020). 

Data per 20 Desember 2020 menyebutkan, terdapat lima provinsi dengan peningkatan angka kematian pasien Covid-19 tertinggi. 

Pertama, Jawa Tengah naik 35 kasus, dari 173 menjadi 208. Kedua, Jawa Timur naik 35 kasus, dari 296 menjadi 331. Ketiga, DKI Jakarta naik 21 kasus, dari 118 menjadi 139. 

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Selasa (22/12): Bertambah 6.347 kasus, taati selalu 3 M

Lalu, Sumatera Barat naik 17 kasus, dari 13 menjadi 30. Terakhir, angka kematian pasien Covid-19 di Lampung naik 10 kasus, dari 25 menjadi 35. 

Wiku mengatakan, masih tingginya angka kematian pasien Covid-19 di Tanah Air disebabkan karena penanganan pasien di fasilitas kesehatan belum memenuhi standar. 

"Sehingga pasien Covid-19 tidak dapat ditangani dengan cepat dan efektif sehingga menimbulkan korban jiwa," ujar dia. 

Baca Juga: Kasus meninggal akibat Covid-19 capai 200/hari, epidemiologi: Akibat libur panjang

Oleh karenanya, Wiku meminta kepada provinsi-provinsi yang masih mencatatkan kematian akibat Covid-19 dalam jumlah tinggi untuk segera mengevaluasi penanganan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan daerah masing-masing. 

Wiku ingin, penanganan pasien dilakukan secara maksimal dan sesuai dengan standar kesehatan. Hal ini penting demi meningkatkan peluang kesembuhan dan menekan angka kematian. 

"Ingat satu nyawa yang hilang sangatlah berharga," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kematian Pasien Covid-19 Naik 3 Persen, Jateng dan Jatim Tertinggi"
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Bayu Galih

Selanjutnya: Kasus Covid-19 Jabodetabek memburuk: Jakarta rekor lagi, Bekasi nyalakan alarm!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×