kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.468   74,00   0,45%
  • IDX 7.801   -150,97   -1,90%
  • KOMPAS100 1.085   -20,82   -1,88%
  • LQ45 797   -14,98   -1,85%
  • ISSI 263   -4,65   -1,74%
  • IDX30 413   -7,91   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,63   -1,56%
  • IDX80 120   -2,56   -2,09%
  • IDXV30 129   -3,22   -2,44%
  • IDXQ30 134   -2,30   -1,69%

Wabah covid-19 di Indonesia mulai dapat dikendalikan


Selasa, 05 Mei 2020 / 20:48 WIB
Wabah covid-19 di Indonesia mulai dapat dikendalikan
ILUSTRASI. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (2/5/2020).(Dok. BNPB)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Dalam hal ini, pengendalian COVID-19 tidak akan bisa dilakukan bila yang berkomitmen hanya sebagian atau sekelompok orang saja.

"Kita berharap bahwa di bulan Agustus kita bisa menjalankan kehidupan menjadi lebih baik lagi. Sudah bisa menjadi kondisi normal yang baru, dalam artian, bahwa kita sudah memiliki kehidupan yang berdisiplin. Disiplin untuk mencuci tangan, misalnya, disiplin untuk mengikuti pola hidup bersih dan sehat," tuturnya.

Baca Juga: Rumah sakit darurat Covid-19 di Simprug ditargetkan rampung minggu depan

Dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, Yurianto mengatakan kita bisa menyelamatkan diri, keluarga, tetangga, lingkungan, dan bangsa Indonesia. "Kita yakin bisa. Kuncinya adalah kita harus bersama dan bergotong royong," ujarnya.

Sebagai informasi, data akumulasi yang dihimpun per Selasa pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan pasien sembuh dari COVID-19 sebanyak 243 orang sehingga total menjadi 2.197 orang, meninggal bertambah delapan orang menjadi 972, dan konfirmasi positif COVID-19 bertambah 484 orang menjadi 12.071 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×