CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Viral foto diduga pesawat baru kepresidenan, begini penjelasan Istana


Jumat, 28 Februari 2020 / 17:56 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet (BBJ) yang membawa Wakil Presiden Jusuf Kalla dikawal dua pesawat tempur F16 usai kunjungan kerja dari Yogyakarta menuju Jakarta, Kamis (10/10/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

"Jadi, transit itu kan mahal banget," kata Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2). Kendati demikian, ia menegaskan, sampai saat ini belum ada transaksi untuk penyewaan pesawat Garuda.

Transaksi baru akan pemerintah lakukan jika Presiden melakukan kunjungan luar negeri dengan jarak jauh. "Ya, nanti kalau ada perjalanan jauh kemungkinan kita baru (sewa)," ujarnya.

Baca Juga: Mengintip isi Pesawat RI 1 di Museum Angkut

Saat ditanya, kenapa pesawat Garuda yang beredar di medsos itu sudah dicat dengan logo Garuda dan tulisan "Republik Indonesia", Pratikno tidak menjawab. Ia meminta wartawan bertanya kepada Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin yang kebetulan ada di sampingnya.

"Pak Bey, jawablah, Pak. Kok aku disuruh jawab," kata Pratikno. Namun, Bey enggan memberikan penjelasan.

Sementara Direktur Utama Garuda Irfan Setiadi juga enggan berkomentar soal pesawat kepresidenan. "Kalau yang ini saya enggak komentar dulu ya," kata Irfan kepada Kompas.com lewat pesan singkat.

Penulis: Ihsanuddin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beredar Foto Diduga Pesawat Baru Kepresidenan, Ini Penjelasan Istana"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×