kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Vaksinasi Covid-19 Gratis Hanya untuk Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan


Selasa, 24 Januari 2023 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah berencana memasukkan layanan vaksinasi Covid-19 gratis dalam paket penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah berencana memasukkan layanan vaksinasi Covid-19 gratis dalam paket penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Hal tersebut dilakukan apabila status pandemi telah berubah menjadi endemi. Vaksinasi gratis tersebut akan menggunakan vaksin dalam negeri. Artinya yang masih akan menerima vaksinasi Covid-19 gratis nanti hanya peserta BPJS Kesehatan kelompok PBI.

"Mungkin nanti vaksinasi yang gratis akan kita paketkan dalam PBI. Dan itulah hanya vaksin dalam negeri, sedangkan vaksin yang lainnya akan kita masukkan seperti vaksinasi rutin saja seperti vaksin influenza," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (24/1).

Baca Juga: Vaksin Booster Kedua Mulai Hari Ini, Cek Rekomendasi Kombinasi Vaksin Booster

Sedangkan kelompok lainnya, vaksinasi Covid-19 akan masuk seperti program vaksinasi lainnya atau berbayar. Adapun harga yang akan dipatok untuk vaksinasi Covid-19 kemungkinan antara US$ 5 sampai US$ 10 per dosis.

"Kalau saya lihat harga vaksin di dunia ya US$ 10. Artinya masih di bawah Rp 200.000," ungkap Budi.

Nantinya masyarakat non PBI dapat mengakses vaksinasi Covid-19 berbayar di apotek dan rumah sakit. Hal tersebut sama seperti layanan vaksinasi lainnya seperti influenza.

"Jadi nanti untuk yang non PBI masyarakat nanti akan kita buka bisa membeli vaksinnya sendiri dari apotek-apotek dan rumah sakit-rumah sakit secara umum," jelasnya.

Dengan dengan demikian, Budi menyebut, beban negara akan terkonsentrasi ke masyarakat yang miskin saja. Bagi kelompok masyarakat miskin akan dikaver dengan mekanisme normal melalui PBI.

Baca Juga: Laju Vaksinasi Menurun Drastis, Menkes: Stok Vaksin Masih 9 Juta Dosis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×