kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Utang Luar Negeri Naik, Ekonom Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Pasca Trump Terpilih


Jumat, 15 November 2024 / 18:38 WIB
Utang Luar Negeri Naik, Ekonom Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Pasca Trump Terpilih
ILUSTRASI. Biaya pinjaman luar negeri diperkirakan akan meningkat pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia meningkat 8,3% pada kuartal III 2024 dan diproyeksikan masih akan meningkat hingga akhir tahun ini. Diperkirakan pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), biaya pinjaman luar negeri juga turut meningkat.

Kepala Ekonom BCA, David Sumual melihat pemerintah harus waspada terdapat peningkatan ekspektasi yield US Treasury karena terpilihnya Donald Trump. Peningkatan yield US Treasury pada akhirnya akan meningkatkan biaya pinjaman luar negeri. 

"Kami perkirakan ULN Indonesia masih naik sedikit hingga akhir 2024," ungkap David kepada Kontan, Jumat (15/11).

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Diproyeksikan Masih Meningkat Hingga Akhir 2024

Ia melihat peningkatan ULN disebabkan oleh kebijakan fiskal defisit yang pemerintah lakukan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Maka ia memproyeksikan tren ULN Indonesia stabil meningkat hingga khir 2024. 

"Didorong oleh kebutuhan pembiayaan pemerintah," jelasnya. 

Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi ULN Indonesia pada kuartal III 2024 tercatat sebesar US$ 427,8 miliar. 

Adapun rinciannya posisi ULN pemerintah pada triwulan III 2024 sebesar US$ 204,1 miliar. Angka tersebut meningkat sebesar 8,4% (yoy). Padahal pada kuartal II 2024 ULN pemerintah  terkoreksi sebesar 0,8% (yoy).  

Sementara  posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 196,0 miliar atau terkontraksi  sebesar 0,6% (yoy), setelah tumbuh rendah sebesar 0,02% (yoy) pada triwulan II 2024. Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang mencatat kontraksi  sebesar 3,2% (yoy). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×