kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Usut kasus penembakan pekerja di Nduga, Wakapolri terbang ke Papua


Selasa, 04 Desember 2018 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Wakapolri Komjen Pol Ari Dono


Reporter: Muhammad Afandi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal membenarkan peristiwa penembakan sejumlah pekerja di Kabupaten Nduga, Papua, pada Sabtu 1 Desember 2018 lalu.

“Memang ada dugaan peristiwa penembakan yang berakibat tewasnya beberapa orang di Kabupaten Nduga,” kata Iqbal di sela-sela acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12).

Iqbal belum menjelaskan secara detail peristiwa yang terjadi di sana. Namun  ia memastikan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto langsung ikut turun ke lokasi.

“Pak Wakapolri sebentar lagi landing di situ untuk melakukan analisa, melakukan evaluasi situasi keamanan di Papua secara keseluruhan,” kata Iqbal.

Iqbal juga menerangkan, kepolisian dan TNI yang dipimpin oleh Kapolda dan Pangdam setempat sudah mendekati lokasi. Dengan prioritas utama untuk menyelamatkan pekerja yang masih hidup. Kemudian tambahkan melakukan pengecek terkait jumlah korban yang telah tersebar di Media.

Iqbal bilang kepolisian mengutuk tindakan dari kelompok kriminal bersenjata tersebut. Menurutnya tindakan keji itu memakan korban pekerja proyek yang sedang melakukan pembangunan di daerah Papua.

“Bayangkan ini adalah pekerja yang ingin membangun Papua. Membangun jalan, membangun proyek, mensejahterakan papua, mereka lakukan tindakan keji itu. Bayangkan pekerja yang tidak berdosa, sedang membangun Papua, membangun jalan, membangun pelabuhan, fasilitas publik, karena mungkin kita tidak tahu motifnya apa,” ujar Iqbal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×