kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Pekerja dibunuh di Papua, Jokowi perintahkan Panglima TNI dan Kapolri cek kejadian


Selasa, 04 Desember 2018 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi bersama Kapolri dan Panglima TNI


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengecek kejadian 31 pekerja jalan yang diduga dibunuh di Papua.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kejadian itu terjadi di Kabupaten Nduga. Wilayah tersebut memang sangat rawan bahaya.

"Dulu memang warnanya merah. Saya dulu pernah ke sana," kata Presiden di Hotel Bidakara, Selasa (4/12).

Maka itu, ia mengatakan pagi tadi dirinya telah memerintah Panglima TNI dan Kapolri yang untuk melihat kejadian tersebut. Pasalnya saat ini informasi yang beredar masih simpang siur.

"Karena saat ini berita masih diduga dan karena sinyal disana tidak ada. Apa betul kejadian seperti itu," katanya.

Presiden menyadari, pembangunan di tanah Papua itu memang bebannya sangat sulit karena masih mendapat gangguan dari warga setempat. Tapi terlepas dari itu Jokowi mengatakan, pembangunan di Papua masih akan tetap berlanjut. "Pembangunan di tanah Papua tetap berlanjut," tutup Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×