kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.014   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.234   -1,83   -0,03%
  • KOMPAS100 819   2,59   0,32%
  • LQ45 623   1,99   0,32%
  • ISSI 216   0,76   0,35%
  • IDX30 350   -0,02   -0,01%
  • IDXHIDIV20 430   -0,44   -0,10%
  • IDX80 94   0,37   0,39%
  • IDXV30 119   1,16   0,99%
  • IDXQ30 112   -0,02   -0,02%

Pekerja dibunuh di Papua, Jokowi perintahkan Panglima TNI dan Kapolri cek kejadian


Selasa, 04 Desember 2018 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi bersama Kapolri dan Panglima TNI


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengecek kejadian 31 pekerja jalan yang diduga dibunuh di Papua.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kejadian itu terjadi di Kabupaten Nduga. Wilayah tersebut memang sangat rawan bahaya.

"Dulu memang warnanya merah. Saya dulu pernah ke sana," kata Presiden di Hotel Bidakara, Selasa (4/12).

Maka itu, ia mengatakan pagi tadi dirinya telah memerintah Panglima TNI dan Kapolri yang untuk melihat kejadian tersebut. Pasalnya saat ini informasi yang beredar masih simpang siur.

"Karena saat ini berita masih diduga dan karena sinyal disana tidak ada. Apa betul kejadian seperti itu," katanya.

Presiden menyadari, pembangunan di tanah Papua itu memang bebannya sangat sulit karena masih mendapat gangguan dari warga setempat. Tapi terlepas dari itu Jokowi mengatakan, pembangunan di Papua masih akan tetap berlanjut. "Pembangunan di tanah Papua tetap berlanjut," tutup Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×