kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.831   -69,00   -0,41%
  • IDX 7.986   50,96   0,64%
  • KOMPAS100 1.126   8,96   0,80%
  • LQ45 817   1,49   0,18%
  • ISSI 283   4,63   1,67%
  • IDX30 425   -1,54   -0,36%
  • IDXHIDIV20 511   -4,09   -0,79%
  • IDX80 126   0,78   0,63%
  • IDXV30 139   -0,12   -0,09%
  • IDXQ30 138   -0,82   -0,59%

UPDATE: Ditjen Pajak akui target tahun depan berat


Rabu, 22 September 2010 / 14:04 WIB
UPDATE: Ditjen Pajak akui target tahun depan berat


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) tak sendirian. Direktur Jenderal Pajak Mohammad Tjiptardjo menilai kenaikan tax ratio sebesar 0,05% mencapai 12,05% terbilang berat.

"Memang berat tetapi sebagai abdi masyarakat apapun kami jalani," kata Tjiptardjo yang tidak mengikuti rapat pembahasan saat penetapan asumsi tersebut.

Sebelumnya, Pjs Kepala BKF Agus Supriyanto bilang, kenaikan 0,05% itu cukup memberatkan. "Kalau menurut saya 12% itu sudah berat, karena Anda tahu beberapa pajak akan dialihkan ke daerah," ucap Agus.

Seperti diketahui, DPR dan pemerintah sepakat menaikkan asumsi tax ratio dari 12% menjadi 12,5% untuk tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×