kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Menkeu Emoh Spekulasi Soal Tax Ratio


Jumat, 30 April 2010 / 17:15 WIB


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati emoh berspekulasi soal target tax ratio yang dipatok 11,9% oleh Komisi XI DPR RI atau lebih tinggi 0,2% dari yang diajukan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2010.

Sebab, Menkeu khawatir, sisa waktu berjalan anggaran tahun ini tinggal delapan bulan. Sementara itu, konsekuensi dari naiknya tax ratio 11,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) itu berarti kesanggupan untuk menggenjot tambahan penerimaan negara sebesar Rp 9 triliun.

“Jawaban pastinya nanti saja di sidang paripurna yang sudah dikalkulasikan berdasarkan sumber-sumber. Nanti kita akan paparkan dari sisi realisasinya,” ujarnya, Jumat (30/4).

Saat ini, sambung dia, pemerintah masih melakukan evaluasi terhadap penerimaan pajak hingga April 2010 ini. Hasilnya nanti, lanjut dia, bakal menjadi acuan pemerintah untuk menentukan langkah-langkah dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

“Yang penting, kita evaluasi terlebih dahulu April 2010 ini, penerimaan pajaknya seperti apa. Sehingga, kita dapat langsung membuat langkah dan upaya maksimal sesuai target yang ditetapkan,” kata Menkeu singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×