kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Upah buruh tani dan bangunan mengalami kenaikan


Selasa, 01 Oktober 2013 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas Antam dan UBS hari ini di Pegadaian, Senin, 23 Mei 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/01/2022.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Demo yang sering dilakukan oleh para buruh belakangan ini rupanya mulai menuai hasil. Pasalnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), upah buruh sampai bulan September 2013 tercatat mengalami kenaikan. BPS mencatat upah nominal harian, khususnya buruh informal seperti petani naik 0,42% dan upah nominal harian buruh bangunan naik 0,6%.

Pada September 2013, upah nominal harian buruh tani mencapai Rp 42.217 atau naik dibanding Agustus 2013 sebesar Rp 42.041. "Secara riil naik 0,33% upah nominal harian buruh tani," terang Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Selasa (1/10).

Sebagai gambaran, upah riil menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima pekerja. Upah riil dihitung dari besarnya upah nominal dibagi indeks harga konsumen (IHK).

Untuk upah nominal harian buruh bangunan sendiri di September 2013 sebesar Rp 74.414 atau naik dibanding bulan sebelumnya yang mencapai Rp 73.972. Secara riil sendiri naik 0,95%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×