kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

ULN swasta melambat, belanja modal digeber


Senin, 18 September 2017 / 07:05 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia semakin bertambah hingga akhir Juli 2017 menjadi US$ 339,85 miliar, bertambah US$ 2 miliar lebih dibandingkan sebulan sebelumnya. Namun, sektor swasta malah mengerem utang.

Utang swasta di luar negeri pada Juli hanya US$ 165,51 miliar, turun dari Juni US$ 167,36 miliar. Ada apa? Apakah ini menandakan pelambatan ekspansi dari pebisnis?

Sementara, pemerintah mulai gencar membelanjakan anggaran di pos belanja modal. Apakah ini bisa menjadi stimulus ekonomi nasional?

Di sisi lain, pemerintah masih punya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) lebih dari Rp 100 triliun per akhir Agustus 2017. Bisakah dana ini menjadi bantalan bagi pendanaan belanja pemerintah saat penerimaan pajak rawan shortfall akhir tahun ini?

Simak semua berita di atas secara mendalam di halaman 2 Harian KONTAN edisi 18 September 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×