kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Truk dinamit dilaporkan hilang di Bogor


Kamis, 27 Juni 2013 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Antrean nasabah di kantor cabang BRI, Tangerang Selatan, Jumat (23/10/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sebuah truk pengangkut 250 dinamit yang dibawa dari Kabupaten Subang menuju Bogor, dikabarkan hilang. Menurut kabar yang beredar, truk tersebut dicuri oleh kawanan perampok yang diduga teroris.

Menurut Kapolres Subang AKBP Chiko Ardwiatto, Polda Jawa Barat telah memerintahkan kepada seluruh jajaran termasuk polres-polres, untuk melakukan Razia kendaraan.

"Polda sudah memerintahkan untuk melakukan razia di seluruh kabupaten kota," kata Chiko saat dihubungi melalui telepon, Kamis (27/6).

Chiko menyebutkan, truk yang membawa dinamit komersil milik PT MNK yang diambil dari Gudang Handak Kalijati Subang tersebut rencananya memang akan menuju Bogor.

Namun, truk tersebut sempat mampir ke daerah Marunda Jakarta Utara dan di sekitar Cigudeg Bogor. "Waktu di Marunda sempat dicek. Barangnya (dinamit) masih ada. Hilangnya di kawasan Cigudeg, Bogor," tegasnya.

Bahan peledak berbahan dasar Amonium Nitrat tersebut, lanjut Chiko, biasa dipergunakan untuk melakukan kegiatan bom ikan. "Berita acara pengambilan semuanya lengkap," ucapnya.

Lebih lanjut Chiko menambahkan, akan ada pemeriksaan pemeriksaan PT NMK oleh Polri. (Putra Prima Perdana/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×