kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.960   -82,00   -0,45%
  • IDX 6.347   27,01   0,43%
  • KOMPAS100 835   3,31   0,40%
  • LQ45 635   -0,47   -0,07%
  • ISSI 219   1,41   0,65%
  • IDX30 357   -0,30   -0,08%
  • IDXHIDIV20 436   -2,39   -0,54%
  • IDX80 95   0,24   0,26%
  • IDXV30 120   -0,29   -0,24%
  • IDXQ30 114   -0,12   -0,11%

Todung: Lawan upaya pelemahan KPK


Senin, 29 Desember 2014 / 15:08 WIB
ILUSTRASI. Jaga kesehatan jantung dengan berama pilihan olahraga yang aman. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ahli hukum sekaligus pengacara Todung Mulya Lubis mengatakan segala upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus dilawan.

Menurut Todung, di usia KPK yang kini 11 tahun, KPK akan tetap bisa menjalankan fungsinya karena korupsi sistemik di Indonesia.

"Saya berharap bahwa KPK akan tetap bisa menjalankan fungsinya karena korupsi sistemik di Indonesia, dan kita masih belum berkurang tingkat korupsinya, walaupun IPK kita sudah naik jadi 34," ujar Todung di KPK, Jakarta, Senin (29/12).

Kata Todung, IPK Indonesia itu masih jauh di bawah negara-negara di Asia Tenggara semisal Malaysia dan Singapura.

Untuk itu, Todung pun mendukung rencana KPK untuk mendirikan kantor cabangnya di berbagai daerah. Menurutnya, KPK di daerah penting karena korupsi merajalela dari atas ke bawah.

Karena korupsi berjamaah itu sudah sangat lazim terjadi di Indonesia dan kita tidak mau ada korupsi berjamaah. Jadi saya setuju pembukaan kantor-kantor di daerah itu penting," tukas Ketua DPP Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) itu. (Eri Komar Sinaga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×