kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

TNI tunggu respons China terkait pelanggaran ZEE


Kamis, 24 Maret 2016 / 18:18 WIB
TNI tunggu respons China terkait pelanggaran ZEE


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Mesti Sinaga

OGAN KOMERING ILIR. Indonesia dan Tiongkok terlibat ketegangan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di perairan Natuna. Pasalnya, ketika ingin menertibkan nelayan Tiongkok yang menangkap ikan secara ilegal di perainan Indonesia, aparat TNI AL Indonesia justru diintimidasi oleh marinir Tiongkok yang penetrasi masuk ke wilayah ZEE Indonesia.

Terkait hal itu, Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu respons Pemerintah Tiongkok. Pasalnya, Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengirimkan nota protes terhadap perlakuan Tiongkok di wilayah perairan Indonesia.

"Menlu kan sudah mengirim nota protes, kita tinggal tunggu saja respons dari Pemerintah Tiongkok," ujar Panglima Gatot di Sumatera Selatan, Kamis (23/3).

Gatot menegaskan, TNI akan menjaga wilayah kedaulatan NKRI, baik di darat, udara dan laut. Yang jelas, insiden ini harus diperjelas penyebabnya. Respons pemerintah saat ini dirasa cukup baik dengan mengirimkan nota protes kepada Tiongkok.

"Kita akan urus semua di sana, kalau bukan kita, siapa lagi?" ujar Gatot .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×