kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

TNI AU gelar operasi di perbatasan untuk antisipasi gangguan keamanan


Kamis, 13 Februari 2020 / 11:13 WIB
ILUSTRASI. Sebuah jet tempur F16 terlihat selama latihan militer di pangkalan udara militer Ranai di Pulau Natuna, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia 6 Oktober 2016.


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Dalam operasi itu, pihaknya akan melakukan pemantauan dan penindakan hukum jika ditemukan ada pelanggaran kedaulatan di wilayah perbatasan.

Sementara itu Komandan Lanud El Tari M Kupang Kolonel Pnb Agus Setiawan ST dalam kesempatan yang sama mengatakan, operasi yang dilakukan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keamanan, tapi juga bisa memotivasi masyarakat.

Baca Juga: TNI janji akan tangkap dan proses hukum bila kapal China kembali lagi ke Natuna

"Kehadiran empat pesawat tempur ini diharapkan menjadi ajang menunjukkan kepada masyarakat bagaimana TNI AU menjaga negeri, juga memberi kesempatan kepada masyarakat sebagai motivasi dan merasa bangga bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan tentara yang kuat untuk menjaga kedaulatannya," katanya seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gelar Operasi di Perbatasan, TNI AU: Kita Tidak Ingin Terjadi Natuna Dua"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×