kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.065   -51,80   -0,85%
  • KOMPAS100 792   -2,14   -0,27%
  • LQ45 597   -2,10   -0,35%
  • ISSI 211   -2,17   -1,02%
  • IDX30 338   -1,21   -0,36%
  • IDXHIDIV20 412   -3,14   -0,76%
  • IDX80 90   -0,27   -0,30%
  • IDXV30 111   -1,10   -0,99%
  • IDXQ30 108   -0,23   -0,22%

TKN optimistis dukungan keluarga Uno dongkrak elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin


Jumat, 01 Maret 2019 / 11:04 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - GORONTALO. Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin optimistis atas deklarasi Keluarga Uno di Gorontalo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding. Dukungan tersebut akan mendongkrak elektabilitas Jokowi di Gorontalo.

"Orang akan berpikir bahwa keluarga Pak Uno saja mendukung Pak Jokowi apalagi kita," ujar Karding, Jumat (1/3).

Karding menegaskan bahwa dukungan keluarga Uno menjadi angin positif bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dukungan tersebut menggambarkan hasil kepemimpinan Jokowi selama hampir satu periode.

Banyak pembangunan yang dilakukan dan dirasakan oleh masyarakat. Pembangunan tersebut antara lain adalah Gorontalo Outer Ring Road, bendungan Bulango Hulu, dan elektrifikasi.

Selain itu dari sisi kesejahteraan, Jokowi juga menggenjot bibit jagung di Gorontalo untuk menggenjot produksi. Hal itu menarik suara masyarakat Gorontalo.

"Orang-orang Gorontalo tentu merasakan perubahan dari pembangunan tersebut termasuk keluarga Uno," terang Karding.

Sebelumnya deklarasi dukungan tersebut disampaikan saat acara silaturahmi Jokowi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD), Kamis (28/2).

Perwakilan keluarga Uno, Rudi Hartono Uno menyadari adanya anggota keluarga Uno yang ikut dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Anggota keluarga Uno tersebut adalah Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Rudi bilang masalah kepemimpinan Indonesia lebih di atas kepentingan keluarga. "Dengan berat hati kami harus menyampaikan bahwa kepentingan bangsa dan negara sungguh jauh lebih penting, dari pada kepentingan keluarga," jelas Rudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×