kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.964   117,00   0,66%
  • IDX 5.868   -327,57   -5,29%
  • KOMPAS100 777   -47,37   -5,75%
  • LQ45 587   -32,03   -5,17%
  • ISSI 203   -11,64   -5,43%
  • IDX30 333   -16,41   -4,69%
  • IDXHIDIV20 412   -16,48   -3,85%
  • IDX80 88   -5,40   -5,76%
  • IDXV30 113   -5,07   -4,31%
  • IDXQ30 108   -4,56   -4,06%

Tim Transisi: Kami ingin penghematan anggaran


Sabtu, 16 Agustus 2014 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Kemenkeu mulai menjual SBSN ritel seri SR018 pada Jumat (3/3).


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Deputi Kantor Transisi, Anies Baswedan mengatakan, fokus tim transisi saat ini ingin melakukan penghematan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015. 

"Saya beberapa hari ini banyak review bukan APBN nya malah, tapi justru penghematannya. Nah kalo kita lihat tantangan kita bukan nambah pengeluaran, tapi mengurangi apa yang harus dikurangi dan menimbukan masalah," ujar Anies, di Rumah Transisi, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/8). 

Anies mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan penghematan APBN 2015. Misalnya, mengurangi subsidi BBM dan mengurangi anggaran perjalanan dinas yang lonjakan angkanya sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir. 

"Tahun 2012 itu Rp 2,9 triliun untuk perjalanan dinas. Lalu 2013 jadi Rp 32 triliun. Angkanya naik 10 kali lipat. Tapi itu perlu dicek," ujar Anies. 

Terkait APBN Perubahan, Anies dan tim transisi masih menunggu keputusan dari sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi. "Kita baru bisa ngobrol APBNP setelah tanggal 21," ucap Anies (Fatur Rochman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×