kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Tim Prabowo ragukan netralitas moderator debat


Kamis, 12 Juni 2014 / 23:03 WIB
6/45: Lucky Lotto dibintangi Go Kyung Pyo hingga Emergency Declaration dibintangi Siwan, film-film Korea terbaru di Viu bulan Januari tahun 2023.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

SURABAYA. Anggota Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, La Nyalla Matalitti mengatakan, timnya meragukan netralitas moderator debat capres kedua, Prof Ahmad Erani Yustika. Debat yang akan mempertemukan "head to head" Prabowo dengan rivalnya Joko Widodo ini akan digelar pada Minggu (15/6/2014).

Alasannya, kata La Nyalla, karena Erani pernah tercatat sebagai tim sukses Jusuf Kalla pada Pilpres 2009 lalu. "Karena itu kami khawatir, karena kedekatan Beliau dengan Jusuf Kalla, draf pertanyaan untuk debat nanti sudah dibocorkan kepada Jokowi-JK, sehingga mereka bisa mempelajari jawabannya," kata La Nyalla.

Nama Erani Yustika masuk dalam tim kajian yang dipimpin Thomas Suyatno. Selain nama Erani, juga ada nama Wahyu Dewanto, Harry Azhar Azis, Fadhil Hasan, dan Ferry Mursyidan Baldan. Ia berharap, Erani berlaku netral saat memoderatori debat kedua nanti dan tidak membocorkan pertanyaan kepada tim Jokowi-JK. "Sebagai intelektual dengan gelar profesor, saya yakin Prof Erani paham apa risiko pada kredibilitasnya jika tidak bisa bersikap netral," kata La Nyalla. (Achmad Faizal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×