kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Keprihatinan Prabowo tentang politik uang


Kamis, 12 Juni 2014 / 08:07 WIB
Keprihatinan Prabowo tentang politik uang
ILUSTRASI. Jadwal SIM Keliling Bekasi & Bogor Hari Ini (17/1), Perpanjang SIM Bisa Dimana Saja


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Calon presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin dengan banyaknya partai politik yang menggunakan politik uang untuk mendapatkan kekuasaan. Hal ini membuat partai tak mungkin menggunakan modal sendiri untuk biaya politik partai maupun tokoh yang diusungnya dalam pemilu presiden. Parpol, kata Prabowo, pasti akan mengandalkan modal pihak ketiga.

"Dia minta sumbangan ke pihak tertentu. Dia nanti tidak bertanggung jawab ke rakyat yang milih dia karena harus balas budi. Yang bahaya, kalau kekuatan dari luar yang kasih modal. Alangkah mudahnya menguasai Indonesia. Cukup beli parpolnya saja," kata Prabowo, saat memberikan sambutan dalam acara silaturahim bersama ulama Aceh, di Aula Anjung Monmata, Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (11/6/2014) petang.

Oleh karena itu, kata dia, kemajuan di Indonesia akan sia-sia jika masyarakat tak hati-hati dalam memilih pemimpin.

"Kalau kita tidak hati-hati, semua kemajuan yang kita dapatkan bisa sia-sia. Karena demokrasi ada macam-macam, ada tingkatannya. Ada yang destruktif, sistem demokrasi, tapi tidak bawa kebaikan, bawa kekacauan, huru-hara, dan perpecahan," ujarnya.

Prabowo menilai, saat ini terjadi kekacauan karena sistem demokrasi yang sudah rusak. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×