kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Tertekan Covid-19, Morgan Stanley: Perekonomian Indonesia akan kontraksi 1% pada 2020


Senin, 22 Juni 2020 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. Logo Morgan Stanley


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Covid-19 yang masih mewabah diprediksi akan menekan perekonomian negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Lembaga riset Morgan Stanley memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan menyusut 1%. Padahal, sebelumnya, lembaga tersebut memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 1%. 

Dalam riset yang berjudul "Asia Economic Mid-Year Outlook" yang diterima Kontan.co.id, Morgan Stanley memperkirakan kalau tekanan ekonomi terbesar akan dialami Indonesia pada kuartal II-2020. 

Baca Juga: Jika ekonomi kuartal II dan III negatif, Menkeu ingatkan Indonesia bisa masuk resesi

Pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun ini diperkirakan akan terkontraksi 5,0%. Lalu akan kembali membaik pada kuartal III-2020 dan kuartal IV-2020 meski juga masih mengalami kontraksi. 

Di kuartal III-2020, perekonomian diperkirakan akan minus 1,5% dan pada kuartal IV-2020 akan membaik meski masih ada kontraksi akan sebesar 0,5%. 

Kabar baiknya, perekonomian Indonesia akan kembali melejit pada tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi tahun depan diperkirakan akan bisa mencapai 5,8% yoy. 

Baca Juga: Bappenas berharap industri manufaktur di tahun 2021 bisa pulih kembali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×