kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.793   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Tertekan Covid-19, Morgan Stanley: Perekonomian Indonesia akan kontraksi 1% pada 2020


Senin, 22 Juni 2020 / 19:32 WIB
Tertekan Covid-19, Morgan Stanley: Perekonomian Indonesia akan kontraksi 1% pada 2020
ILUSTRASI. Logo Morgan Stanley


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Covid-19 yang masih mewabah diprediksi akan menekan perekonomian negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Lembaga riset Morgan Stanley memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan menyusut 1%. Padahal, sebelumnya, lembaga tersebut memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 1%. 

Dalam riset yang berjudul "Asia Economic Mid-Year Outlook" yang diterima Kontan.co.id, Morgan Stanley memperkirakan kalau tekanan ekonomi terbesar akan dialami Indonesia pada kuartal II-2020. 

Baca Juga: Jika ekonomi kuartal II dan III negatif, Menkeu ingatkan Indonesia bisa masuk resesi

Pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun ini diperkirakan akan terkontraksi 5,0%. Lalu akan kembali membaik pada kuartal III-2020 dan kuartal IV-2020 meski juga masih mengalami kontraksi. 

Di kuartal III-2020, perekonomian diperkirakan akan minus 1,5% dan pada kuartal IV-2020 akan membaik meski masih ada kontraksi akan sebesar 0,5%. 

Kabar baiknya, perekonomian Indonesia akan kembali melejit pada tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi tahun depan diperkirakan akan bisa mencapai 5,8% yoy. 

Baca Juga: Bappenas berharap industri manufaktur di tahun 2021 bisa pulih kembali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×