kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

Tertekan Covid-19, Morgan Stanley: Perekonomian Indonesia akan kontraksi 1% pada 2020


Senin, 22 Juni 2020 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. Logo Morgan Stanley


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Covid-19 yang masih mewabah diprediksi akan menekan perekonomian negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Lembaga riset Morgan Stanley memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan menyusut 1%. Padahal, sebelumnya, lembaga tersebut memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 1%. 

Dalam riset yang berjudul "Asia Economic Mid-Year Outlook" yang diterima Kontan.co.id, Morgan Stanley memperkirakan kalau tekanan ekonomi terbesar akan dialami Indonesia pada kuartal II-2020. 

Baca Juga: Jika ekonomi kuartal II dan III negatif, Menkeu ingatkan Indonesia bisa masuk resesi

Pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun ini diperkirakan akan terkontraksi 5,0%. Lalu akan kembali membaik pada kuartal III-2020 dan kuartal IV-2020 meski juga masih mengalami kontraksi. 

Di kuartal III-2020, perekonomian diperkirakan akan minus 1,5% dan pada kuartal IV-2020 akan membaik meski masih ada kontraksi akan sebesar 0,5%. 

Kabar baiknya, perekonomian Indonesia akan kembali melejit pada tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi tahun depan diperkirakan akan bisa mencapai 5,8% yoy. 

Baca Juga: Bappenas berharap industri manufaktur di tahun 2021 bisa pulih kembali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×