kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Tertekan Covid-19, Morgan Stanley: Perekonomian Indonesia akan kontraksi 1% pada 2020


Senin, 22 Juni 2020 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. Logo Morgan Stanley


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Covid-19 yang masih mewabah diprediksi akan menekan perekonomian negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Lembaga riset Morgan Stanley memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan menyusut 1%. Padahal, sebelumnya, lembaga tersebut memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 1%. 

Dalam riset yang berjudul "Asia Economic Mid-Year Outlook" yang diterima Kontan.co.id, Morgan Stanley memperkirakan kalau tekanan ekonomi terbesar akan dialami Indonesia pada kuartal II-2020. 

Baca Juga: Jika ekonomi kuartal II dan III negatif, Menkeu ingatkan Indonesia bisa masuk resesi

Pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun ini diperkirakan akan terkontraksi 5,0%. Lalu akan kembali membaik pada kuartal III-2020 dan kuartal IV-2020 meski juga masih mengalami kontraksi. 

Di kuartal III-2020, perekonomian diperkirakan akan minus 1,5% dan pada kuartal IV-2020 akan membaik meski masih ada kontraksi akan sebesar 0,5%. 

Kabar baiknya, perekonomian Indonesia akan kembali melejit pada tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi tahun depan diperkirakan akan bisa mencapai 5,8% yoy. 

Baca Juga: Bappenas berharap industri manufaktur di tahun 2021 bisa pulih kembali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×